Yamaha Aerox

Kelompok Tani di Tasikmalaya Berkreasi Membuat Saus dan Sambal Terasi

  Selasa, 03 Desember 2019   Irpan Wahab Muslim
Ketua Kelompok Bukti Tani Taraju Dadang Abdul Rahmat di kebun cabainya. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

TARAJU, AYOTASIK.COM -- Berkeinginan untuk menambah nilai jual, petani cabai yang tergabung dalam Kelompok Bukti Tani Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, mulai mengembangkan usaha. Dari hasil tanamannya, mereka mengolah cabai menjadi produk olahan berupa saus dan sambal terasi kemasan.

Ketua Kelompok Bukti Tani Taraju Dadang Abdul Rahmat mengatakan, kelompok Bukti Tani Taraju berdiri sejak tahun 1997 dengan anggota aktif 25 orang. Dalam pembuatan saus, mereka mendapatkan bantuan dari Bank Indonesia berupa mesin kultifator, pompa air, pelatihan, dan pembinaan.   

"Alhamdulillah sudah berdiri selama 22 tahun dan masih bertahan hingga saat ini dalam menanam jenis tumbuhan cabai. Untuk membuat olahan berupa saus, kami baru berjalan sekitar dua bulan lalu," katanya, Selasa (3/12/2019).

AYO BACA : Penamaan Sejumlah Kampung di Leuwisari Berdasar Kebataraan Galunggung

Saus dan sambal terasi yang dibuat awalnya dipasarkan di wilayah Taraju dan mendapatkan respon positif dari masyarakat. Saat ini, pemasarannya merambah ke wilayah Bandung, Jawa Tengah, dan seluruh Indonesia dengan sistem pemasaran online melalui Instagram dan Facebook.

Dalam sehari, kelompok taninya bisa menjual ratusan botol saus. Dalam pemasaran, kelompok taninya difasilitasi Bank Indonesia. Anggota kelompok tani mengikuti pelatihan dan study banding ke Pangalengan selama 3 hari.

"Di sana kita melihat cara pemasarannya agar masuk ke pasar tradisional, pasar modern dan pasar online. Kita pun diberi pelatihan pemasaran secara online," ungkapnya.

AYO BACA : Kampung Gajah Barang, Kampung Perajin Sapu Ijuk

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar