Yamaha

146 Bangunan di Puspahiang Rusak Akibat Pergeseran Tanah

  Rabu, 04 Desember 2019   Irpan Wahab Muslim
Salah satu rumah warga yang rumahnya mengalami retakan diduga akibat pergeseran tanah. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

PUSPAHIANG, AYOTASIK.COM -- Sebanyak 146 Bangunan di Kampung Singajaya, Cigadung, Jajaway dan Burujul di Desa Pusparahayu, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, rusak berupa retakan akibat pergeseran tanah.

Setidaknya, 436 jiwa saat ini tidak bisa tenang karena khawatir pergeseran tanah semakin besar yang akan berdampak pada permukiman mereka.

Camat Puspahiang Zalkaf mengatakan, jumlah bangunan itu terdiri dari 142 rumah dan 4 bangunan masjid. Rata-rata retakan yang terlihat ada pada bagian dinding bangunan.

"Setelah hujan besar melanda wilayah kami, sehari berikutnya kami dapat laporan dari masyarakat banyak yang retak. Kejadiannya itu Senin kamarin, " papar Zalkaf, Rabu (4/12/2019).

Hingga saat ini, kata Zalkaf, warga belum mengungsi karena retakan yang menimpa belum terlalu membahayakan karena dari penilaian tingkat kerusakan masih di bawah 30%.

Pergeseran tanah itu diperkirakan akibat tanah labil karena tanah yang dilanda kemarau panjang langsung diguyur hujan deras.

"Jadi mungkin karena kemarau lama, terus diguyur hujan deras jadi tanahnya labil," paparnya.

Zalkaf pun mengimbau kepada maayarakat untuk selalu waspada jika turun hujan dengan intensitas tinggi.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar