Yamaha

Indikator Turunnya Bankeu Rp744 Miliar untuk Pemkab Tasikmalaya Dipertanyakan

  Kamis, 12 Desember 2019   Irpan Wahab Muslim
Pemerhati Anggaran dari Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Nandang Suherman. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mendapatkan bantuan keuangan atau bankeu senilai Rp 744,6 miliar untuk tahun 2020. Bantuan keuangan itu menjadi yang terbesar di Jawa Barat dibandingkan dengan 27 kabupaten/kota lainnya.

Melihat kondisi itu, pemerhati anggaran dari Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Nandang Suherman menilai, total bankeu yang diterima Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya patut dipertanyakan indikatornya.

“Jelas harus ada indikatornya, kenapa kota atau kabupaten tersebut mendapat bantuan paling besar. Jangan sampai terkesan politis,” katanya kepada wartawan, Kamis (12/12/2019).

Dia juga mempertanyakan siapa yang mengusulkan bankeu hingga sebesar itu, hingga Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mendapatkan jatah lebih besar dibanding daerah lain yang mungkin lebih membutuhkan.

“Penilaian keuangan pemkab turun dari WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) ke WDP (Wajar Dengan Pengecualian),” paparnya.

Sementara itu, tokoh pemuda Desa Sukamulya, Kecamatan Singaparna, Alwi fatoni menuturkan, bankeu yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada Kabupaten Tasikmalaya harus benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

“Jangan sampai justru jadi bancakan, ini yang saya khawatirkan. Soal besarannya mungkin provinsi punya pertimbangan atau ukuran lain,“ ucapnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar