Yamaha

Hindari Hujan Disertai Petir dengan Jauhi Tempat Terbuka

  Senin, 16 Desember 2019   Irpan Wahab Muslim
ilustrasi. (Pixabay)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Kurang lebih selama sepekan belakangan, wilayah Tasikmalaya diguyur hujan disertai petir setiap sore hingga malam hari.

Petir yang menyambar bahkan sempat menelan korban seorang warga asal Tegal Tepus, Desa Sirnaputra, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya beberapa waktu lalu.

Ayotasik.com menggali informasi tentang cara menghindari sambaran petir dari Taruna Tanggap Bencana (Tagana) Kabupaten Tasikmalaya. Ketua Tagana, Jembar Adisetya menuturkan, menghindari petir bisa dilakukan dengan berbagai cara yakni menghindari tempat terbuka, menjauhi pohon tinggi, dan segera memasuki ruangan.

“Kalau berada di lantai dua rumah, segera berpindah ke lantai satu. Jika di area persawahan, segera berlindung dan meninggalkan tempat terbuka,“ papar Jembar melalui sambungan telepon, Senin (16/12/2019).

Tidak kalah pentingnya, kata Jembar, yakni mematikan alat komunikasi. Alat komunikasi yang terkoneksi rawan tersambar petir. Selain itu, mematikan aliran listrik atau mematikan saluran televisi di saat hujan disertai petir terjadi guna menghindari sambaran.

“Karena khawatirnya terjadi korsleting arus pendek listrik dan kerusakan pada barang elektronik,“ tambahnya.

Sementara untuk orang-orang yang berada di perjalanan, lanjut Jembar, diharapkan untuk segera mencari perlindungan dengan berhenti di tempat atau bangunan. Jangan memaksakan diri mengendarai kendaraan saat hujan disertai petir.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar