Yamaha

BPBD Kab Tasik Imbau Warga Waspada dan Siaga Bencana

  Kamis, 02 Januari 2020   Irpan Wahab Muslim
Longsor di Kabupaten Tasikmalaya. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Memasuki musim penghujan, masyarakat Kabupaten Tasikmalaya diimbau waspada terjadi bencana seperti banjir, tanah longsor dan pergerakan tanah. Mengingat, wilayah Tasikmalaya termasuk rawan bencana di Jawa Barat.

Dari 39 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tasikmalaya, setidaknya ada 11 Kecamatan yang termasuk rawan bencana terutama bencana longsor.

Sebelas Kecamatan tersebut di antaranya Kecamatan, Sukaraja, Salopa, Cineam, Bantarkalong, Salawu, Cigalontang, Parungponteng, Pagerageung, Gunungtanjung, Manonjaya dan Karangjaya.

Selain rawan longsor, Kabupaten Tasikmalaya juga rawan banjir terutama di Kecamatan Sukaresik. Terlebih jika tanggul Sungai Citanduy jebol, air masuk ke Pemukiman warga.

AYO BACA : 570 KK di Tiga Kampung Tasikmalaya Terisolir Akibat Longsor

"Wilayah Kabupaten Tasikmalaya memang rawan longsor. Itu berkaca pada kejadian beberapa tahun ke belakang, setiap musim hujan ada saja wilayah yang terkena longsor," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya Wawan Ridwan Efendy kepada wartawan, Kamis (2/1/2020).

Kejadian longsor terbaru yakni terjadi di Kecamatan Puspahiang. Dimana jalan penghubung mengalami longsor 20 M, Lebar 5 Meter danĀ  tinggi 4 meter. Longsoran juga mengancam satu rumah warga dan menyebabkan tiga kampung terisolir yakni Sagulung, Cikurantung dan Karyamekar.

Untuk itu, kata Wawan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk waspada akan terjadinya bencana mengingat kedepan diprediksi wilayah Tasikmalaya akan diguyur hujan.

"Kami imbau warga untuk siaga dan waspada. Karena prediksinya satu minggu kedepan akan terus diguyur hujan," ucapnya.

AYO BACA : Awal Tahun Tasikmalaya Diprediksi Hujan Disertai Petir

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar