Yamaha

BPBD Kabupaten Tasik Tidak Punya Anggaran Tanggap Darurat Bencana

  Senin, 06 Januari 2020   Irpan Wahab Muslim
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya Wawan Ridwan Efendy. (Irpan Wahab/Ayotasik.com)

SINGAPARNA, AYOTASIK -- Meskipun Kabupaten Tasikmalaya termasuk daerah yang rawan bencana, namun BPBD Kabupaten Tasikmalaya tidak memiliki anggaran khusus tanggap darurat bencana. BPBD hanya diberi anggaran untuk mitigasi bencana atau pemetaan dan pencegahan kebencanaan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya Wawan Ridwan Efendy mengakui bahwa BPBD tidak memiliki anggaran untuk tanggap bencana sehingga menyulitkan dalam memberikan bantuan kepada korban, baik korban bencana alam, kebakaran, atau pada peristiwa lainnya.

"Jadi kita hanya diberi anggaran mitigasi seperti sosialisasi, pemetaan bencana. Kalau untuk tanggap bencana tidak ada," kata Wawan yang ditemui seusai rapat pimpinan di Kantor Setda Kabupaten Tasikmalaya, Senin (6/1/2020).

Jika terjadi bencana, kata Wawan, pihaknya hanya bisa memberi usulan atau rekomendasi penanggulangan kepada pemerintah atau dinas teknis. Wawan mencontohkan, jika terjadi bencana tanah longsor menimpa jembatan, pihaknya memberikan rekomendasi kepada Dinas PUPR.

"Jadi kami hanya rekomendasi atau Usulan kepada Dinas teknis, itu aja. Selain melaksanakan mitigasi bencana," ucapnya.

Disinggung soal kesiapsiagaan bencana saat musim penghujan, Wawan menegaskan pihaknya sudah mempunyai relawan di tingkat desa dan kecamatan. Selain itu, pihaknya sudah melakukan pembentukan desa tanggap bencana.

"Di kita ada 17 desa tangguh bencana. Target kita nanti ke depan semakin bertambah. Kita juga sosialisasi ke sekolah soal kesiapsiagaan bencana," ujar Wawan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar