Yamaha

Khawatir Hoaks, Masyarakat Diminta Cermat Konsumsi Informasi Bencana

  Selasa, 07 Januari 2020   Husnul Khatimah
ilustrasi bencana. (Ayobekasi.net/Dok. KP2C)

BOGOR, AYOTASIK.COM -- Setelah bencana 1 Januari 2020, hoaks soal kejadian bencana banyak bertebaran di media sosial. Hal ini juga diakui oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang sering mendapat informasi tidak benar.

"Banyak sekali kita pusing, tadi pagi ada lagi ini, tiap hari ada video," ujar Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Agus Wibowo ditemui di Katulampa, Bogor, Selasa (7/1/2020).

Agus mengatakan, hoaks tentang bencana membuat resah masyarakat. Salah satunya yang viral adalah video banjir bandang di Cipanas, Puncak, Kabupaten Cianjur. Dalam narasinya, disebutkan bahwa air yang mengalir deras itu akan sampai ke Jakarta.

"Bikin resah, harusnya rakyat santai aja, kan kita lihat di Cipanas (katanya) banjir tapi (ternyata) aman-aman aja," kata Agus.

Hoaks lainnya, kata Agus, yakni video pergerakan tanah di Jasingga Kabupaten Bogor. Peristiwa dalam video menurutnya benar terjadi hanya saja lokasi yang disebutkan dalam video berbeda dengan lokasi sebenarnya.

"Yang disebut di Jasingga itu saya telpon ke orangnya yang buat supaya benar, (saya) klarifikasi (ternyata) ada perbedaan tempatnya, itu benar (kejadiannya) di Sukajaya," katanya.

Banyaknya informasi yang belum jelas kebenarannya itu membuat Agus meminta masyarakat cermat dalam menyebarkan video beserta keterangannya.

"Jangan buat resah masyarakat karena kan masyarakat bisa kalang kabut lari gak jelas, malah celaka, jadi sebaiknya jangan nyebar hoaks kalau mau nyebar cek dulu, waktunya kapan, lokasinya dimana, pastikan dulu," katanya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar