Yamaha

KPU Perkirakan Dua Kandidat Independen Ramaikan Pilkada Kabupaten Tasik

  Rabu, 15 Januari 2020   Irpan Wahab Muslim
Ilustrasi Pilkada Serentak 2020. (Ayobandung.com/M. Irfan Abiyyudistira)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- KPU Kabupaten Tasikmalaya memperkirakan akan ada dua bakal calon perseorangan yang bertarung dalam Pilkada September mendatang. Hal itu didasari dua bakal calon bersangkutan berkonsultasi kepada KPU Kabupaten Tasikmalaya.

Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Jajang Jamaludin mengatakan, tahapan penyerahan syarat dukungan calon pasangan perseorangan masih cukup lama, yaitu pada 19-23 Februari 2020. Namun, yang harus dipenuhi dalam persyaratan sebanyak 6,5% atau setara 88,820 ribu dukungan.

Sementara dua bakal calon perseorangan atau independen yang sudah akan menginput data akun silon di sistem KPU tersebut adalah Cep Zamzam yang berpasangan dengan Padil Karsoma, serta pasangan Andri Agustian dan Erfan Suryana.

Syarat dukungan yang diunggah pasangan Zamzam dan Padil hingga pertengahan Januari 2020 ini melalui sistem di KPU secara online sudah mencapai 3.630 dukungan. Sedangkan secara offline sudah diinput syarat dukungannya mencapai 80 ribu.

“Pasangan Cep Zamzam dan Padil ini, mengerahkan 50 orang operator. Dan mereka mengklaim bahwa sudah 120 ribu syarat dukungan yang dikumpulkan. Namun, belum melalui proses verifikasi administrasi dan faktual,” terang Jajang, Rabu (15/1/2020).

Sedangkan pasangan Andri dan Erfan, kata Jajang, baru terkonfirmasi hendak mengikuti ajang lima tahunan ini. Melalui utusannya atau LO, mereka mengirimkan surat mandat kepada KPU dan sudah masuk sistem di KPU.

“Tetapi belum mengupload data syarat dukungan perseorangan ke sistem KPU, hingga sampai saat ini. Jadi kan, calon perseorangan ini harus menginput data dukungan kemudian di upload ke silon KPU secara bertahap, sebelum diverifikasi,” jelas dia.

Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya Zamzam Zamaludin menambahkan, syarat dukungan calon perseorangan bisa saja berkurang, setelah dilakukan verifikasi administrasi dan faktual ke lapangan oleh KPU melalui PPK dan PPS.

“Setelah menyerahkan syarat dukungan calon perseorangan ini, kemudian jika kurang dari 88.820 ribu, setelah diverifikasi, maka KPU akan meminta kekurangannya. Dalam batas waktu, meminta kekurangan dua kali liput sesuai PKPU. Jadi kalau kurang 10 ribu maka akan diminta kekurangannya sampai 20 syarat dukungan lagi,” ungkap Zamzam.

Adapun teknis pelaksanaan verifikasinya, lanjut Zamzam, ada dua tahapan pertama secara administrasi mulai 27 Februari hinggai 25 Maret dan secara faktual dari mulai 26 Maret sampai 15 April 2020.

“Nah pada 15 April ada rekap syarat dukungan calon perseorangan yang telah melalui verifikasi ditingkat kecamatan, kemudian hasil rekapitulasinya dari 16-22 April yang di kecamatan, nanti di rapat pleno kan tanggal 23-24 April ditingkat KPU kabupaten, setelah itu diumumkan,” tambah dia.

Setelah diumumkan, jumlah syarat dukungan pasangan calon perseorangan masih kurang atau ada yang tidak memenuhi syarat, KPU akan memberikan waktu lagi untuk memperbaiki kekurangannya pada 27-28 April 2020.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar