Yamaha

Warga Ubah Sampah Plastik Jadi Paving Block

  Selasa, 04 Februari 2020   Irpan Wahab Muslim
Warga Legok Honje Desa Taraju, Kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya, berhasil mengolah sampah plastik menjadi bahan bangunan paving block. Pengolahan sampah plastik ini di bawah binaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Taraju. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

TARAJU, AYOTASIK.COM -- Warga Legok Honje Desa Taraju, Kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya, berhasil mengolah sampah plastik menjadi bahan bangunan paving block. Pengolahan sampah plastik ini di bawah binaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Taraju.

Ketua BUMDes Taraju Gemata Taufan mengatakan, salah satu program prioritas BUMDes-nya yakni mengajak atau memberdayakan warga untuk belajar mengelola sampah menjadi bahan yang bernilai jual tinggi. Salah satunya dengan mengolah sampah plastic menjadi paving block.

“Semua plastik bisa diolah, tinggal ada kemauan dari kita saja. Sampah plastic ini ribuan tahun tidak bisa hancur dalam tanah, nah kenapa tidak kita oleh menjadi nilai ekonomi tinggi,” kata Taufan, Selasa (4/2/2020).

Ditambahkan Taufan, sampah plastik sangat mendominasi di setiap tempat pembuangan sampah sehingga dibutuhkan kejelian untuk mengembangkan sampah plastik menjadi sesuatu yang mempunyai daya jual tinggi. Dalam pengolahannya, satu buah paving block dibutuhkan setidaknya 100 lembar atau tiga kilogram plastik.

Proses pengelolaan sampah plastik menjadi paving block mulai dari melelehkan hingga cair, kemudian dimasukan ke dalam cetakan dari besi yang sudah dibentuk. Setelah itu, kata Taufan, tinggal menunggu lebih kurang lima menit hingga plastic mengeras. Paving block berbahan plastic ini dari segi berat lebih ringan dibandingkan dengan paving block berbahan semen.

“Karena plastik yang dicetak sangat padat. Kalau menurut kami ini lebih berkualitas dari paving block biasanya. Selain lebih ringan, ini juga lebih kuat dan tidak mudah pecah. Sehingga lebih menguntungkan bagi konsumen,” tambah Taufan.

Meskipun dari bahan plastik, kata Taufan, paving block tidak licin ketika terkena air. Pasalnya, ketika dalam proses pendinginan muncul dengan sendirinya seperti pori-pori yang membuat teksturnya menjadi kasar. Sehingga ketika musim hujan pun tetap aman untuk diinjak.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar