Yamaha

Inspektorat Kabupaten Tasik Didesak Selidiki Dugaan Korupsi Desa Neglasari

  Rabu, 05 Februari 2020   Irpan Wahab Muslim
Forum masyarakat Desa Neglasari menggelar unjuk rasa. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Forum masyarakat Desa Neglasari, Kecamatan Jatiwaras, mendesak Pemkab Tasikmalaya turun tangan menyelidiki berbagai dugaan korupsi Pemerintah Desa Neglasari.

Masyarakat menduga, di Desa Neglasari banyak ketimpangan khususnya persoalan ketidaksesuaian antara laporan realisasi program dengan pengerjaan fisik di lapangan yang cukup jomplang.

"Seperti pemasangan papan proyek dilakukan setelah beresnya pengerjaan fisik, antara penerapan anggaran fisik tidak sesuai dengan penganggaran," kata Ketua Forum Masyarakat Neglasari Sani Hudaya, Rabu (5/2/2020).

Sani mencontohkan, pada tahun 2018  pembangunan rabat beton di RT 5 RW 6 Desa Neglasari disosialisasikan kepada masyarakat dengan anggaran Rp23 juta. Tetapi saat pelaksanaan, papan proyek dan laporan realisasi ditulis Rp69 juta.

Sebelumnya, kata Sani, pihaknya sudah melayangkan tiga surat permohonan audiensi dan dua kali unjuk rasa di kantor desa. Hasilnya tidak ada penjelasan yang rasional dari pemerintah desa. Selanjutnya pada tanggal 24 Januari 2020, pohaknya melayangkan surat permohonan pemerikasaan atau audit kepada inspektorat tapi inspektorat tak kunjung turun juga.

"Sehingga hari ini kami ingin meminta secara langsung inspektorat untuk segera memeriksa atau mengaudit Desa Neglasari, bukan hanya secara administrasi saja, tapi pengecekan fisik pun harus dilakukan serta mencari sumber-sumber dari masyarakat," paparnya.

Selain meminta kepada pemerintah daerah, lanjut Sani, pihaknya juga meminta DPRD untuk bersama-sama masyarakat menyelesaikan masalah yang terjadi di Neglasari.

"Ada tadi kesanggupan dari Inspektorat akan turun ke lapangan besok untuk mengecekan dan akan di buat tim khusus untuk menyelesaikan persoalan ini," ujarnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar