Yamaha

Teror Penculikan Anak Buat Orang di Ciawi Tua Waswas

  Senin, 10 Februari 2020   Irpan Wahab Muslim
KPAI Kabupaten Tasikmalaya saat menerima laporan terkait upaya penculikan di Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Senin (10/2/2020). (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Teror penculikan anak membuat sejumlah orang tua di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya resah. Pasalnya empat orang perempuan termasuk siswa SD nyaris menjadi korban penculikan.

Resah dengan teror itu, warga mendatangi Kantor KPAI Kabupaten Tasikmalaya. Mereka menceritakan apa yang anak mereka alami. Selain itu, mereka meminta arahan agar ke depan agar anak mereka tidak menjadi korban penculikan.

Ai Nurlaela (40), ibu kandung salah satu anak yang nyaris menjadi korban penculikan yakni RZ (12) mengaku, anaknya nyaris menjadi korban penculikan pria tak dikenal saat hendak berangkat sekolah diniyah. Pelaku mengendarai sepeda motor matik lengkap dengan penutup wajah, menghampiri korban yang tengah berjalan seorang diri.

Pelaku berdalih diminta untuk membawa RZ atas perintah bapak kandungnya. Beruntung RZ teriak hingga mengundang masyarakat luas.

"Ke sini mau laporan upaya penculikan, anak saya pas mau sekolah madrasah dia diajak dipaksa naik motor anak saya diam saja teriak ajah," kata Ai, Senin (10/2/2020).

Setelah mendapatkan pelaporan upaya penculikan itu, KPAI kabupaten tasikmalaya melaporkan kejadian ini pada pihak kepolisian. Bahkan, berdasarkan hasil investigasi lapangan, KPAI menemukan empat perempuan nyaris jadi korban penculikan, terdiri dari tiga orang perempuan dewasa dan satu anak.

"Kami kedatangan warga yang hampir jadi korban penculikan saat berangkat sekolah. Korban diajak paksa dan kedua orang pelaku yang sempat melontarkan kata-kata cabul. Korbanya empat, di antaranya perempuan dewasa semi hipnotis, " papar Ato.

Ato mengharapkan peran aktif masyarakat dalam menghadapi teror penculikan ini. Orang tua juga harus benar-benar memperhatikan dengan siapa anak bermain dan keluar rumah.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar