Yamaha

PKB Kabupaten Tasik Belum Bergerak Jelang Pilkada

  Rabu, 12 Februari 2020   Irpan Wahab Muslim
Ilustrasi Pilkada Serentak 2020. (Ayobandung.com/Attia Dwi Pinasti)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- DPC PKB Kabupaten Tasikmalaya belum terlihat melakukan persiapan untuk menyambut Pilkada yang digelar September mendatang. Hal ini karena belum ada penjaringan bakal calon bupati/wakil bupati seperti yang dilakukan partai lainnya.

Menanggapi itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Tasikmalaa Haris Sanjaya menuturkan bahwa pihaknya masih menunggu mekanisme partai seperti tertuang dalam peraturan partai nomor 2 tahun 2019.

Peraturan itu menyatakan tiga hal. Pertama DPC yang diperintahkan oleh DPP untuk melakukan penjaringan dan pendaftaran bakal calon selama tujuh hari, kedua DPC yang sudah diperintahkan membuka penjaringan namun tidak melakukan maka akan diambil alih proses pendaftaran calonnya langsung oleh DPP PKB, ketiga DPC PKB yang hasil konsultasi dan koordinasi dengan DPC, DPW dan DPP, tidak melaksanakan penjaringan atau pendaftaran calon, karena sudah ada hasil konsolidasi.

"Kami pengurus masih menunggu mekanisme apa yang akan diambil. kalau ada perintah kita siap untuk melaksanakannya," kata Haris, Rabu (12/2/2020).

Menurut Haris, sampai hari ini tiga hal itu belum diputuskan. Harapan DPC PKB, bagian konsolidasi di daerah akan melaksanakan penjaringan dan pendaftaran sehingga komunikasi antar calon yang mau mendaftar dengan DPC terbangun.

"Kalau tiba-tiba disana dipusat, dari sisi konstitusi partai tidak ada masalah, dari sisi PKB ini kedua besar di kabupaten, harapannya seperti itu, masih menunggu arahan dari DPP, untuk nama nama figur diluar dan dan dalam partai optimis akan memakai kendaraan welcome. Itinya DPC PKB belum membuka pendaftaran masih menunggu arahan DPP," terang Haris.

Diakui Haris, nama-nama dari PKB yang digadang-gadang menjadi bakal calon sudah muncul beberapa. Di antaranya  Anggota DPR RI Acep Adang Ruhiyat, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Oleh Soleh, Ketua PCNU Atam Rustam, Mantan Komisioner KPU Iip Miftahul Faoz, dan dirinya sendiri.

Dihubungi terpisah, Acep Adang Ruhiyat mengaku namanya disebut-sebut akan maju dalam Pilkada dari PKB. Keluarga besar Pondok Pesantren Cipasung ini pun mengatakan awalnya mempunyai niatan untuk maju mencalonkan diri, namun sampai saat ini niatan itu masih dipertimbangkan.

Pertimbangan itu, kata Acep, harus komprehensif dari semua unsur yang mendukung PKB, yaitu NU dan Banom NU, Muslimat, PPNU, dan lainnya.

"Kalau semua sejalan, dan punya keinginan yang sama, bagaimana menatap pilkada kedepan itu tinggal bagaimana menyiasatinya. Tetapi kita sementara masih pertimbangan, silahkan yang lain muncul sebagai kader partai dan warga negara punya hak," jelas dia.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar