Yamaha

Longsor di Talegong Garut, Wabup Sebut Lokasi Tak Cocok Ditinggali

  Jumat, 21 Februari 2020   Republika.co.id
Penampakan Lokasi longsor di Kampung Legok Bintinu, Desa Sukamaju, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, Jumat (21/2). (Republika/Bayu Adji P)

GARUT, AYOTASIK.COM -- Satu orang meninggal dunia dan puluhan warga terdampak akibat tanah longsor yang terjadi di Kampung Legok Bintinu, Desa Sukamaju, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, Senin (17/2/2020).

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengatakan, kondisi tanah di lokasi kejadian longsor sudah tidak dapat ditempati kembali. Sebab, konstruksi tanah berubah setelah longsor terjadi dan mengancam warga yang tinggal di daerah itu.

AYO BACA : Longsor TPT di Garut Diduga karena Kontruksi Bangunan yang Buruk

"Jadi kalau saya lihat kondisi tanah yang ada di lokasi, sudah tidak memungkinkan untuk ditinggali. Karena tanah ini masih bergerak, ini akan terus longsor," kata dia saat mengunjungi lokasi longsor, Jumat (21/2/2020).

Berdasarkan pantauan Republika.co.id, di lokasi itu terdapat dua bangunan yang terancam. Satu rumah warga telah mengalami keretakan pada bagian dinding dan lantainya. Tanah di bawah rumah permanen itu pun bergeser akibat pergerakan tanah. Rumah itu dan satu unit masjid yang baru dibangun di sampingnya tepat berada di sisi tebing yang mengalami longsor.

AYO BACA : Longsor di Garut Bersamaan dengan Gempa Tasik

Helmi mengatakan, di sekitar lokasi kejadian longsor itu terdapat 24 rumah warga dan satu masjid. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, akan merelokasi bangunan yang terdampak ke tempat yang lebih aman.

"Tanahnya saya sudah lihat, sudah ada. Tinggal eksekusi secepatnya," kata dia.

Berdasarkan data Pemerintah Desa Sukamaju, terdapat 73 jiwa di Kampung Legok Bintinu, yang masih mengungsi hingga Jumat. Di sekitar lokasi, terdapat 24 rumah dan satu masjid yang terdampak longsor. Sebanyak 14 bangunan di antaranya masuk dalam zona merah yang terancam longsor.

AYO BACA : Kapolsek Cipatujah Pastikan Tidak Ada Kerusakan Akibat Gempa

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar