Yamaha

Cegah Warga Buang Sampah, TPS Liar Dipasang Pot Bunga

  Selasa, 25 Februari 2020   Irpan Wahab Muslim
Sejumlah pot bunga (kiri) tampak ditaruh di trotoar Jalan Raya Timur, Kecamatan Singaparna, Selasa (25/2/2020). Dinas Lingkungan Hidup memprakarsai itu untuk mencegah para oknum pembuang sampah di tempat tersebut. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Jalan Raya Timur di Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, tepatnya di Kampung Cikiray, Desa Singaparna sering dijadikan tempat pembuangan sampah (TPS) liar oleh oknum warga. Sampah yang dibuang terkadang sampai ditumpuk sehingga bau dan pemandangan tak sedap membekas di jalan ini.

Rahmat (36) warga setempat mengatakan bahwa rumahnya hanya berjarak sekitar 20 meter dari lokasi pembuangan. Tak ayal, dia pun sering mencium bau busuk yang dihasilkan sampah. Bukan hanya bau yang ia khawatirkan, lingkungan kotor bisa jadi musibah kesehatan.

"Biasanya hari Senin diangkutnya, tapi sebelum hari Senin sampah juga udah numpuk. Selain bau, pemandangan juga jadi gak enak," kata Rahmat, Selasa (25/2/2020).

Hendar Lesmana (40), membuka toko alat rumah tangga di sekitar lokasi pembuangan. Dia pun terganggu dengan adanya TPS liar. Bau sampah yang menyeruak terkadang pula menggangu para pelanggan tokonya sehingga dikhawatirkan berdampak pada bisnis yang dijalankan.

"Sering dapat keluhan dari pembeli, karena baunya sampai ke dalam. Mungkin jadi gak nyaman saat membeli. Saya sudah minta kepada pihak desa tapi tidak menggubris, " kata Hendar.

Menanggapi keluhan itu, Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Tasikmalaya pun memasang pot bunga berukuran besar di lokasi TPS liar. Hal itu dimaksudkan agar masyarakat tidak membuang sampah dilokasi tersebut.

"Kita pasangi, karena banyak keluhan warga. Kita selalu melakukan pangangkutan, tiap minggu malam sama Senin pagi. Tapi masyarakat biasanya membuang sebelum waktu pengangkutan jadi menumpuk," ucapnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar