Yamaha

Perampok Sadis Buang Korban dari Pangandaran ke Subang

  Rabu, 26 Februari 2020   Republika.co.id
ilustrasi. (Pixabay)

PANGANDARAN, AYOTASIK.COM -- Empat anggota komplotan perampok diringkus jajaran Direktorat Rerserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Jabar. Dalam aksinya komplotan perampok yang beraksi di Kabupaten Pangandaran ini membuang para korbannya di daerah Kabupaten Subang.

Dalam aksinya komplotan ini menggunakan senjata api jenis airsoft gun."Pelaku beraksi dengan merampok sebuah rumah di Pangandaran. Setelah berhasil menguras harta korban komplotan ini membawa para korbannya ke daerah Subanh dan membuangnya di tepi jalan," kata Direktur Reskrimum Polda Jabar, Kombes Pol Yaved Duma Parembang, kepada para wartawan, Rabu (26/2/2020).

Penangkapan komplotan perampok sadis ini berawal dari laporan korban kepada polisi dengan nomor laporan LPB/138/II/2020/JABAR, tanggal 11 Februari 2020 atas nama pelapor IM. Berdasarkan laporan tersebut peristiwa perampokan terjadi pada Senin (10/2) sekitar pukul 04.00 WIB.

Lima tersangka menyatroni rumah korban dengan membongkar pintu belakang. Pelaku kemudian menyekap penghuni rumah dan mengambil barang berharga seperti HP, laptop, komputer, uang tunai, hingga mobil Daihatsu Alya warna putih. " Pelaku mengancam korban dengan senpi jenis airsoft gun," kata Yaved.

Setelah menggasak harya milik korban pelaku kabur dengan menggunakan dua kendaraan roda empat, salah satunya milik korban. Penghuni rumah yang berjumlah empat orang kemudian dimasukan ke dalam mobil dan dibawa ke daerah Subang. Korban kemudian dibuang di tepi jalan di daerah Subang.

"Seluruh korban selamat. Korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polda Jabar," ujar Yaved.

Polisi, sambung Yaved, kemudian melakukan penyelidikan atas laporan tersebut. Pada Sabtu (15/2/2020) sekitar pukul 17.00 WIB, polisi berhasil mengamankan seorang tersangka AI di sebuah apartemen di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.Dari penangkapan ini polisi akhirnya meringkus tiga tersangka lainnya yaitu ME warga Jl Babakan Indah No 34 RT 03 RW 03 Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Kemudian K warga Kampung Mekarsari, Desa Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. LH warga Kampung Cikaso, Desa Cikaso, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis dan seorang DPO berinisial DA warga Ciledug, Tangerang. "Para tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP," ujar Yaved.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar