Yamaha

Dilarang ke Arab, Jamaah Travel Umrah di Tasik Gagal Berangkat

  Kamis, 27 Februari 2020   Irpan Wahab Muslim
ilustrasi -- calon jamaah umrah berkonsultasi dengan petugas salah satu travel umrah dan haji. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Semakin meluasnya penyebaran virus corona di berbagai negara membuat Pemerintah arab saudi melakukan kebijakan menangguhkan sementara izin visa untuk umroh dan kunjungan Masjid Nabawi. Kebijakan ini pun berimbas pada jemaah umrah asal Kabupaten Tasikmalaya.

Saah satu pengelola perusahaan travel haji dan umrah, Yayat Hidayat mengatakan, sedikitnya ada 39 jemaah umrah dari travelnya, dipastikan gagal berangkat ke tanah suci meskipun sudah mengantongi visa. Tadinya, mereka akan berangkat pada Kamis (27/2/2020) malam.

"Ada informasi yang kami terima dari Kementerian Agama melalui email. Kami sudah memberitahukan kepada jemaah umrah kami yang akan berangkat nanti malam," papar Yayat.

Yayat menambahkan, jika kebijakan penangguhan izin visa umroh diperpanjang, kemungkinan 80 jemaah haji yang akan berangkat pada tanggal 21 Maret mendatang juga dipastikan gagal berangkat.

Tika Kartika (40) salah seorang calon jamaah umrah menuturkan, sudah mengetahui informasi penangguhan visa umrah dari travel tempat ia mendaftar. Meski demikian, itu tetap mengurus keperluan umrah seperti paspor dan vaksinasi.

Meski sedikit kecewa dengan adanya kebijakan itu, kata Tika, ia berharap panangguhan tidak diperpanjang dalam waktu lama.

"Kalau saya nanti tanggal 21 berangkatnya. Pengennya cepat dicabut informasi itu, karena kita ke sana ingin ibadah. Tapi kalau demi keselamatan saya ikuti saja kebijakan pemerintah disana," ucapnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar