Yamaha

Tradisi Munggahan di Kabupaten Tasik "Hilang" Akibat Pandemi Covid-19

  Kamis, 23 April 2020   Irpan Wahab Muslim
Pintu gerbang objek wisata Galunggung yang biasanya ramai oleh pengunjung jelang puasa, kali ini sepi akibat covid-19. (ayotasik/Irpan Wahab Muslim)

SUKARATU, AYOTASIK.COM -- Ditengah pandemi Covid-19, tradisi menjelang atau menyambut bulan Ramadan di tengah masyarakat ikut tenggelam, di antaranya tradisi munggahan. Biasanya, munggahan dilakukan dengan cara makan bersama dan berkumpul di objek wisata atau tempat lainnya.

Pantauan Ayotasik.com dilapangan, beberapa objek wisata di Tasikmalaya yang selalu dipadati masyarakat untuk munggahan terlihat lengang dan sepi. Terlebih, objek wisata ditutup sementara sesuai keputusan pemerintah daerah dengan alasan penekan peredaran virus Corona.

Di objek wisata Galunggung Kecamatan Sukaratu, di pintu gerbang objek wisata tidak terlihat aktivitas kunjungan. Loker karcis pun terlihat terkunci rapat dengan menggunakan gembok. Di sekitar pintu gerbang, hanya beberapa warung milik warga sekitar yang buka untuk mengais rezeki.

"Kalau biasanya pas mau puasa, macet pak banyak yang menggahan. Ayeuna mah sepi we kieu, " kata Saroh (40) salah satu pemilik warung kepada Ayotasik.com, Kamis (23/4/2020).

Kondisi serupa terpantau di objek wisata Batu Mahpar Kecamatan Sariwangi. Kondisi objek wisata a yang biasa dipadati oleh pengunjung saat munggahan terlihat sepi dan lengang. kondisi ini diakui oleh pengelola objek wisata Totong Muhammad Hidayat.

Totong menuturkan, sebelum pandemi Covid-19 terjadi, ribuan pengunjung datang secara bergerombol datang untuk menghabiskan waktu bersama atau munggahan menjelang Ramadhan. Tetapi tahun ini, semuanya berubah dan tradisi munggahan seperti hilang akibat virus yang katanya berasal dari Cina tersebut.

"Munggahannya mungkin dilakukan dirumah masing masing dengan berkumpul, makan bersama keluarga. Kalau berbicara kerugian, kami sangat kerugian. Tapi kami ikuti anjuran pemerintah untuk menutup objek wisata, " ucap Totong.
 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar