Yamaha

Penerapan PSBB di Kabupaten Tasik Rencananya Hanya di 17 Kecamatan

  Senin, 04 Mei 2020   Irpan Wahab Muslim
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, Heru Suharto. (ayotasik/Irpan Wahab)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM --  Pemkab Tasikmalaya tengah mempersiapkan pola Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Kabupaten Tasikmalaya yang bakal diberlakukan secara serentak se-Jawa Barat pada, Rabu (6/5/2020).

Rencananya, pemberlakukan PSBB tidak diterapkan di seluruh kecamatan yang berjumlah 39 Kecamatan. Namun PSBB hanya akan diterapkan di 17 kecamatan saja.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, Heru Suharto menuturkan, pihaknya masih membahas dan menggodok pola penerapan PSBB di Kabupaten Tasikmalaya dengan berbagai pihak, seperti Polres dan Kodim 0612/Tasikmalaya. Hal ini guna mendukung penerapan PSBB se-Jawa Barat oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat atas persetujuan Kementerian Kesehatan.

"Otomatis Kabupaten Tasikmalaya pun bakal menerapkan PSBB, namun PSBB parsial atau terbatas," jelas Heru, Senin (4/5/2020).

Pemberlakukan PSBB terbatas di 17 kecamatan tersebut, kata Heru, nantinya meliputi wilayah-wilayah dengan padat penduduk, perbatasan dan mobilitas masyarakat yang tinggi. Di antaranya seperti kecamatan Singaparna, Mangunreja, Ciawi, Manonjaya, Karangnungal, Cikatomas dan lainya.

Akan tetapi untuk pastinya seperti apa, masih dalam pembahasan di tataran pimpinan bersama unsur Muspida lainnya. Barulah setelah selesai, bakal dibuatkan dalam Peraturan Bupati (Perbup) guna teknis pelaksanaannya.

"Polanya sama, sesuai dengan pembatasan dan aturan yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan," ujar Heru.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar