Yamaha

Golongan Orang yang Nabi Sebut Patut Dicemburui

  Kamis, 07 Mei 2020   Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Ilustrasi membaca Alquran. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Menghafal Al-qur'an adalah impian hidup, cita-cita yang agung, tujuan tertinggi, dan harapan besar yang ingin diraih oleh orang-orang yang mulai membacanya. Al-qur’an yang berisi 30 juz dengan 144 surat dan 6.666 ayat merupakan pedoman hidup yang sangat penting bagi umat Islam.

Tak jarang, banyak umat Islam berlomba menghafalkan Al-qur’an mulai dari orang dewasa hingga anak-anak. Tak hanya menjadi sebuah prestasi tersendiri, rupanya orang-orang yang mampu menghafalkan Al-qur’an akan mendapatkan berbagai macam keutamaan dari Allah SWT. Lalu keutamaan apa saja yang Allah SWT berikan kepada para penghafal Al-qur’an? Bahkan membuat orang tersebut pantas untuk dicemburui menurut Rasulullah SAW?

Ustaz Adi Hidayat Lc MA dalam ceramahnya menjabarkan, hamba yang menghadirkan Al-qur'an ke dalam jiwanya hingga terbawa tak hanya sekadar di kehidupan dunia tapi sampai kembali kepada Allah, maka hafalannya itu akan menjadi cahaya yang menerangi kubur dan menjadi syafa'at di saat kembali kepada Allah SWT.

Ustaz Adi menyampaikan, Allah SWT secara langsung bahkan menawarkan keagungan bukan sekadar melimpahnya pahala, bukan sekadar memberikan penjagaan Allah, tapi memberikan kemuliaan sampai ke akhirat.

Dalam tawarannya, Allah SWT memberikan motivasi dan optimisme. Di mana Al-qur'an mudah dibaca dan dihafal, itu adalah garansi dari Allah SWT. Allah berfirman: “Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-qur'an untuk pelajaran maka adakah orang yang mengambil pelajaran?” (QS al-Qamar : 17)

"Allah SWT telah memudahkan Al-qur'an untuk diingat. Anda bisa bayangkan, anak kecil, maaf, bisa hafal Al-qur'an. Maka Anda yang pernah kecil pasti bisa. Apalagi kita yang diberikan oleh Allah kesempatan sampai sekarang," kata Ustaz Adi melalui chanel YouTube pribadinya, Adi Hidayat Official yang dilihat Rabu (6/5/2020).

Dai yang juga Direktur Quantum Akhyar Institute itu juga menyampaikan, sejatinya, setiap manusia pasti mendambakan kesuksesan dalam hidupnya. Islam pun adalah agama yang menuntun umatnya untuk menjadi orang-orang yang sukses. Untuk meraih kesuksesan dunia akhirat itu, Allah SWT telah memberikan petunjuk yang fenomenal yaitu Al-qur’an.

Di dalam Al-qur’an banyak sekali ditemukan ayat-ayat yang berbicara tentang kesuksesan dan orang-orang sukses. Namun ternyata sukses menurut manusia berbeda total dengan sukses menurut Allah SWT.

"Mohon maaf, Anda ingin mengatakan ingin mendapatkan surga Firdaus, ingin bersama Nabi SAW, ingin mendapat derajat paling tinggi. Pertanyaan saya, bekal Anda apa? Di dunia saja Anda ingin mendapatkan status terhormat, bukankah Anda harus berusaha dengan maksimal dulu?" ucap Ustaz Adi.

"Anda bekerja sampai kaya luar biasa, banyak yang Anda hasilkan, tapi Anda wafat apa yang Anda bawa? Tidak ada. Semua status dunia saat wafat hilang, semua diganti satu kalimat, Almarhum. Tapi hafalan ini, kita akan bawa sampai kembali kepada Allah SWT. Status yang paling terhormat," kata Ustaz Adi.

Ustaz Adi juga menjabarkan, dengan segala kelebihan penghafal Al-qur'an, Allah SWT bahkan memilih langsung hamba-hamba pilihannya. Orang yang spesial untuk mendapatkan warisan Al-qur'an langsung dari Allah SWT.

Namun Ustaz Adi menyampaikan, konteks pemahaman bahasa "warisan" ini yakni bukanlah bentuk warisan dunia yang saat wafat tak akan dibawa. Melainkan warisan yang dalam arti sesuatu yang sangat berharga. Sebab Allah merupakan zat yang selalu hidup, tidak pernah wafat. Allah yang menghidupkan dan mematikan.

"Bila Anda mendapatkan wariskan dunia, dikejar-kejar. diperebutkan, ingin sekali kan? Tapi dalam konteks warisan ini, Allah punya sesuatu yang sangat berharga, ingin dianugerahkan kepada hamba-hamba terpilihNya. Jadi orang yang mendapatkan anugerah Al-qur'an, dia menjadi hamba yang terpilih, dia mendapatkan anugerah teragung yang diberikan Allah SWT," kata Ustaz Adi.

Selain itu, Allah dengan tegas menjanjikan, ahli dan penghafal Al-qur'an ini, yang mampu memelihara dan menjaganya, Allah akan berikan hadiah dengan masuknya mereka ke Surga 'Adn. Sesuai dengan firman Allah SWT dalam surat Al Fathir ayat 33 yang artinya: "(Bagi mereka) surga 'Adn mereka masuk ke dalamnya, di dalamnya mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas, dan dengan mutiara, dan pakaian mereka didalamnya adalah sutera."

Selain itu, Ustaz Adi juga menjabarkan, Seorang Hafiz atau Penghafal Al-qur'an bisa menyelamatkan anggota keluarganya dari siksaan api neraka di akhirat kelak. Dia akan memberikan syafaat kepada anggota keluarga hingga turunannya.

"Dengan izin Allah SWT, dia bisa gandeng ibu yang telah melahirkannya, ayah yang telah merawatnya, pasangan hidupnya, anak-anaknya sampai keturunan ke belakang sepanjang mereka beramal saleh. Mereka akan dipimpin oleh orang ini masuk surga dan disambut oleh semua malaikat di pinggir surga," kata Ustaz Adi.

Dalam HR. Al-Bukhari, Rasulullah SAW bahkan mengecualikan beberapa orang yang boleh dan pantas untuk dicemburui karena kelebihan besar yang mereka miliki. Rasulullah SAW menyebutkan, ada dua golongan manusia yang pantas untuk dicemburui, yaitu salah satunya orang yang memahami Al-qur’an dan mengamalkannya.

"Karenanya penghafal Al-quran ini akan diberikan kalimat penyambut oleh para malaikat, 'Maka silakan nikmati tempat tinggal yang penuh sensasi ini, yang tidak pernah dirasakan dan dihuni oleh orang sebelumnya, oleh siapapun makhluk Allah.' Maka dari itu siapa dari kita yang berkeinginan masuk dalam golongan ini? Yang dimuliakan bahkan Nabi SAW memuji golongan ini," ujar Ustaz Adi.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar