Yamaha

Pemkab Tasik Perbolehkan Warga Salat Id di Masjid dan Lapangan

  Jumat, 22 Mei 2020   Irpan Wahab Muslim
Ilustrasi salat Id. (ayotasik)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Pemkab Tasikmalaya memperbolehkan masyarakat menggelar salat Idulfitri baik di lapangan terbuka maupun masjid, dengan catatan harus menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditentukan oleh pemerintah.

Kebijakan itu, tertuang dalam Surat Edaran Bupati Tasikmalaya nomor 32 Tahun 2020 tentang Pelaksaan Ibadah Shalat Idul Fitri Dalam Situasi Terjadinya Pandemik Covid-19.

Dalam edaran itu, masyarakat yang sedang sakit atau orang dengan kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP), orang yang datang dari luar kota atau mudik, yang sedang menjalankan karantina atau isolasi mandiri, pelaksanaan shalat Idul Fitri dilakukan di rumah masing-masing.

"Jadi yang ODP atau dari luar kota itu dirumah saja, tidak memaksakan pergi ke masjid mengikuti shalat Idul Fitri," kata juru bicara Gugus tugas percepatan penanggulangan Covid-19, Heru Suharto, Jumat (22/5/2020).

Heru menambahkan, pelaksanaan shalat Idul Fitri tahun 2020, diupayakan di lapangan terbuka kecuali apabila terpaksa dapat dilaksanakan di masjid dengan memperhatikan protokol kesehatan seperti
menjaga jarak minimal 1 meter, mencuci tangan memakai sabun dengan air mengalir sebelum wudlu, membawa alas sujud masing-masing, menggunakan masker, tidak bersalaman atau mushofaha dan bersentuhan anggota badan.

Selai itu kata Heru, Pelaksanaan kegiatan shalat ldul Fitri hanya dilaksanakan di lingkungan RW, RT atau DKM masing-masing;

"Pelaksanaan shalat Idul Fitri, baik di lapangan, di masjid maupun di rumah harus tetap melaksanakan protokal kesehatan serta mempersingkat pelaksanaannya," ucap Heru.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar