Yamaha

Pasien Covid-19 Sembuh di Tasik Mendapatkan Surat Sehat

  Jumat, 29 Mei 2020   Republika.co.id
Ilustrasi. (Erika Lia L/PicsArt)

TASIKMALAYA, AYOTASIK.COM -- Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman secara simbolis memberikan surat keterangan sehat kepada tiga pasien positif Covid-19 yang sembuh di RSUD dr Soekardjo pada Jumat (29/5).

Surat keterangan sehat itu diberikan sebagai tanda bahwa mantan pasien positif Covid-19 itu telah benar-benar sembuh.

Kendati demikian, Budi mengatakan, mereka harus tetap menerapkan protokol kesehatan usai menjalani isolasi di rumah sakit. Dengan begitu, para mantan pasien positif Covid-19 itu tak lagi terpapar virus corona.

"Kami menyerahkan surat sembuh untuk pasien secara simbolis. Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi pasien lainnya yang masih dirawat," kata dia, di RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, Jumat (29/5).

Ia menambahkan, saat ini tak ada lagi pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD dr Soekardjo. Menurut Wali Kota, sejak terjadi pandemi Covid-19, RSUD itu telah merawat 44 pasien, baik pasien dalam pengawasan (PDP) maupun pasien positif. Namun, seluruh pasien di RSUD dr Soekardjo telah selesai menjalani perawatan.

"Mudah-mudahan tak ada yang masuk lagi," kata dia.

Budi menyebutkan, secara total terdapat 47 kasus pasien positif di Kota Tasikmalaya hingga hari ini. Sebanyak 23 pasien terkonfirmasi melalui tes swab dan 24 pasien terkonfirmasi melalui uji cepat (rapid test).

Dari 47 pasien positif yang tercatat, 36 orang telah dinyatakan sembuh atau negatif dan tiga orang meninggal dunia. Sementara itu, masih tersisa delapan orang yang menjalani perawatan.

Ia mengapresiasi para petugas medis yang telah berjuang sebagai garda terdepan dalam menanggulangi Covid-19. "Kita juga sudah siapkan dana insentif untuk tenaga medis dan relawan medis. Karena mereka semua sangat membantu tugas kita menangani Covid-19," kata dia.

Budi berharap, saat ini Tasikmalaya telah melewati puncak Covid-19. Namun, ia meminta warga agar tetap waspada penyebaran Covid-19 dengan menjaga PHBS. "Karena sampai hari ini vaksin belum juga ditemukan," kata dia.

Kendati demikian, segala lini sektor kehidupan juga harus kembali berjalan. Tidak hanya menunggu situasi pandemi ini yang belum jelas kapan akan berakhir. Artinya, menurut dia, kegiatan ekonomi, sosial, budaya, harus tetap berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar