Yamaha

Legislatif Minta KBM di Kabupaten Tasik Dilakukan Usai Situasi Normal

  Jumat, 29 Mei 2020   Irpan Wahab Muslim
Anggota DPRD dari Fraksi PKB Asep Muslim. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- DPRD Kabupaten Tasikmaya meminta bupati segera mengadakan evaluasi dengan melibatkan semua stakeholder, sebelum dilaksanakan kembali kegiatan belajar mengajar di sekolah atau di lembaga-lembaga pendidikan lainnya secara normal.

Hal ini menyusul hendak berakhirnya masa belajari rumah yakni pada tanggal 1 Juni 2020 sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Bupati Tasikmalaya nomor 400/0173 Disdikbud/2020

Anggota DPRD dari Fraksi PKB Asep Muslim mengatakan, awal bulan Juni juga bertepatan dengan berakhirnya masa libur Ramadan di hampir seluruh pondok pesantren. Artinya ribuan santri dari dalam dan luar Kabupaten Tasikmalaya akan kembali ke pesantren untuk menuntut ilmu.

"Kami mendorong bupati segera membuat batasan atau protokol kesehatan yang harus diberlakukan di sekolah-sekolah atau pesantren. Hal ini agar pesantren di Kabupaten Tasikmalaya tetap berada pada zona sehat, terbebas dari ancaman pandemi Covid-19," kata Asep, Jumat (29/5/2020).

Asep juga meminta pemerintah daerah untuk mengkaji berbagai aspek yang berkaitan dengan akan dimulainya KBM di tengah-tengah wabah Covid-19, sebelum kebijakan baru tentang pendidikan dilaksanakan.

Menurut Asep, kebijakan pemerintah ke depan dalam upaya memutus mata rantai Covid-19, harus mampu mengantisipasi berbagai kemungkinan terburuk apabila aktivitas anak-anak didik kembali dilakukan di ruang-ruang kelas atau kobong.

"Kita semua sepakat bahwa pendidikan harus tetap berjalan dengan adanya KBM, karena hal ini menyangkut masa depan generasi bangsa. Namun bagaimama KBM ini tidak menjadi jembatan bertebarannya kembali virus corona," ucap Asep.

Ia juga mendorong pemerintah mengeluarkan kebijakan terbaru yang mengatur permasalahan tersebut secara apik dan komprehensif.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dadan Wardana menuturkan, pihaknya masih menunggu keputusan dari Kementerian pendidikan terkait dimulainya kembali KBM untuk ke depannya.

"Belum ada keputusan lanjutan dari Kementerian pendidikan, kita masih menunggu aturannya. Tapi kemungkinan, KBM nanti akan menggunakan protokol kesehatan bagi anak didik dan lingkungan sekolah, " kata Dadan.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar