Yamaha

Pemkab Tasik Akui Tak Sanggup Penuhi Penambahan Anggaran Pilkada

  Selasa, 02 Juni 2020   Irpan Wahab Muslim

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Pemerintah atau desk Pilkada Kabupaten Tasikmalaya tidak bisa memenuhi usulan penambahan kebutuhan anggaran Pilkada yang diusulkan oleh KPU sebesar Rp5 miliar. 

Penambahan anggaran tersebut nantinya dipakai untuk pengadaan alat kesehatan seperti alat pelindung diri (APD), masker, handsanitizer dan disinfektan sesuai protokol kesehatan ditengah dilanjutkannya tahapan pilkada serentak dalam kondisi wabah Covid-19.

Wakil Ketua Desk Pilkada Kabupaten Tasikmalaya Ahmad Muksin mengatakan, hasil pertemuan dengan KPU dan Bawaslu, kaitan pelaksanaan Pilkada serentak desk Pilkada siap melanjutkan tahapan Pilkada pada 15 Juni mendatang. Namun untuk usulan penambahan anggaran ditengah wabah Covid-19 pemerintah daerah tidak sanggup untuk memenuhinya.

"Anggaran pilkada untuk KPU dan Bawaslu sudah dipatok pada Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) 2019 lalu. Untuk KPU Rp 57,5 miliar. Tidak ada penambahan, kita dalam kondisi saat ini ditengah Covid-19 tidak memungkinkan untuk penambahan anggaran," ungkap Ahmad Muksin, Selasa (2/6/2020).

Dihubungi terpisah, Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya Divisi Teknis dan Penyelenggaraan Jajang Jamaludin menjelaskan. hasil keputusan pertemuan dengan desk Pilkada, pemerintah daerah tidak bisa memenuhi usulan penambahan anggaran dari KPU.

"Pemda tidak punya anggaran untuk penambahan. Kita KPU sudah melaporkan hasil pertemuan ini ke KPU provinsi dan pusat. Kami pun akan berupaya bersama-sama dengan KPU kota/kabupaten lain untuk mendapatkan solusi dari provinsi atau pusat," ujar Jajang.

Artinya, kata Jajang, tahapan pilkada akan terus dilanjutkan sambil menunggu arahan dari provinsi dan pusat solusi penambahan anggaran ditengah pelaksanaan tahapan dalam wabah Covid-19 ini. Selain itu, tambah dia, sambil menunggu arahan provinsi dan pusat, KPU merencanakan akan melakukan refocusing anggaran dari program-progam yang dimungkinkan bisa dialihkan.

"Seperti contoh anggaran kegiatan jalan sehat atau sebagian anggaran kegiatan sosialisasi KPU lainnya. Dana tersebut akan kami gunakan untuk melengkapi alat pelindung kesehatan sesuai protokol kesehatan," papar Jajang.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar