Yamaha

Warga Kecewa, Kolam Rendam Objek Wisata Galunggung Dikosongkan

  Sabtu, 06 Juni 2020   Irpan Wahab Muslim
Suasana Sungai kecil di Objek wisata Cipanas Galunggung dipadati pengunjung. Hal ini lantaran, kolam rendam tidak diisi air. (ayotasik/Irpan Wahab Muslim)

SUKARATU, AYOTASIK.COM -- Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya sudah membuka kembali objek wisata Galunggung yang berada di Kecamatan Sukaratu sejak Kamis (4/6/2020) lalu. Sebelumnya, salah satu objek wisata andalan Kabupaten Tasikmalaya tersebut ditutup dampak dari penyebaran Covid-19.

Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tasikmalaya Safari Agustin mengatakan, meski sudah dibuka secara resmi namun pihaknya belum mengoptimalkan sepenuhnya objek wisata Galunggung. Mulai dari loket masuk hingga kolam rendam yang belum diisi air.

"Sengaja belum kita isi air, karena khawatirnya kalau nanti diisi pangunjung bakal berkerumun. Makanya kita lakukan pembukaan secara bertahap. " ucap Safari, Sabtu (6/6/2020)

Pantauan Ayotasik.com, meski sudah dibuka kembali secara resmi, namun belum ada petugas jaga yang meminta tiket di pintu masuk objek wisata Galunggung. Artinya, pengunjung bebas keluar masuk tanpa dipungut biaya atau tiket.

Sementara untuk fasilitas, kolam rendam yang menjadi tujuan pengunjung kosong tidak terisi air. Alhasil, pengunjung hanya bisa berendam di aliran sungai yang ada di dalam objek wisata Galunggung, dan pengunjung hanya botram atau makan bersama di lesehatan yang disediakan pedagang.

Teti (40) salah satu pedagang menuturkan, banyaknya warga yang berkunjung ke objek wisata Cipanas Galunggung terjadi sejak awal pekan ini. Namun, mereka hanya sekedar berswa foto atau menikmati segarnya udara pegunungan dengan berkumpul dan makan bersama keluarga.

"Dari hari senen kemarin sudah mulai banyak, paling kesini juga makan bareng keluarga, foto-foto gitu we. Karena kan kolam tidak diisi air," kara Teti

Teti dan pedagang lainnya berharap, kolam rendam segera diisi dan fasilitas lainnya segera dibuka. Agar lebih nyeman untuk pengunjung yang ingin berwisata di objek wisata Cipanas Galunggung.

"Kalau pengunjung nyaman, ke pedagang juga bannyak yang beli. Penghasilan juga bertambah," ucapnya.

Fasilitas yang belum dioptimalkan itu pun dikeluhkan pengunjung. Meski masuk tanpa tiket, pengunjung kecewa karena Kolam rendam yang merupakan fasilitas utama Cipanas Galunggung tidak diisi air.

"Ya kecewa, kesini juga kan awalnya ingin berendam sama keluarga. Tapi pas disini, kolammya kosong. Kalau di sungai berasa terlalu terbuka karena berdampingan dengan akses jalan pengunjung," ucapnya.

Risman (33) pengunjung lainnya menuturkan, jika kolam rendam tidak diisi air panas sebaliknya pemerintah daerah jangan terburu-buru membuka objek wisata Galunggung. Karena kolam rendam merupakan tujuan utama pengunjung saat memutuskan berwisata bersama keluarga ke Galunggung.

"Kolam rendam Cipanas itu kan iconya galunggung, jadi kalau ga diisi, mending tidak buka aja dulu," kata Risman
 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar