Yamaha

Dampak Covid-19, Jumlah TPS di Pilkada Kabupaten Tasik Dipastikan Bertambah

  Sabtu, 13 Juni 2020   Irpan Wahab Muslim
Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya Zamzam Jamaludin (Ikat kepala) didampingi tiga komisioner saat ditemui awak media di Kantor KPU Kabupaten Tasikmalaya Jalan Raya Timur Kecamatan Singaparna.

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -  Terbitnya Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) RI tentang pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 di tengah pandemi Covid-19 , KPU Kabupaten Tasikmalaya memastikan aka nada penambahan jumlah TPS yang tersebar 3di 51 desa dan 39 kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya. Hal itu dilakukan dengan pertimbangan mengurai kerumunan dan mengurangi  resiko kontak fisik antar pemilih dan petugas.

Pada Pilkada sebelum adanya Pandemi Covid-19, jumlah TPS Di Kabupaten Tasikmalaya semula 3.050 TPS berdasarkan data jumlah pemilih per TPS sebanyak 800 pemilih. Namun karena adanya pembatasan pemilih sebanyak 500 pemilih per TPS, maka jumlah TPS diperbanyak menjadi 3.740 TPS atau bertambah 690 TPS  dengan jumlah pemilih berdasarkan hasil sinkronisasi DP4 dengan DPT Pemilu 2019 sebanyak 1.376.647 orang.

"Dengan penambahan TPS tersebut, korelasinya dengan penambahan petugas dan juga logistik TPS. Untuk jumlah petugas TPS tambahan adalah 690 TPS x 9 orang petugas, yakni sebanyak 6.210 orang," kata Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya Zamzam Jamaludin didampingi empat Komisioner KPU lainnya yang ditemui di kantonya, Sabtu (13/6/2020).

Konsekuensi dari penambahan jumlah TPS dan petugas di dalamnya, kata Zamzam, adalah penambahan kebutuhan anggaran untuk honorarium sebesar Rp 3,9 milyar ditambah kebutuhan alat pelindung diri sebesar Rp 2,7 milyar atah total sebesar Rp 6,6 milyar. Dengan penambahan jumlah kebutuhan anggaran sebesar Rp 6,6 milyar itu, maka total kebutuhan anggaran untuk penyelenggaraan Pilkada Kabupaten Tasikmalaya adalah sebesar Rp 59,6 milyar.

"Semula kebutuhan anggaran yang diajukan KPU ke Pemda Kabupaten Tasikmalaya adalah, sebesar Rp 57,5 milyar. Dengan diberlakukannya program pencegahan wabah Covid-19, maka kita berhasil merasionalisasi anggaran kebutuhan menjadi Rp 45,7 milyar dengan mengurangi kegiatan-kegiatan tatap muka yang melibatkan massa. Namun dengan adanya penambahan TPS dan pemberlakuan protokol kesehatan, kita butuh anggaran tambahan sebesar Rp 6,6 milyar," ucap Zamzam.

Ditambahkan Zamzam, hasil koordinasi dengan pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya untuk kebutuhan anggaran tambahan tersebut mendapatkan lampu hijau dari pemerintah daerah. Pemerintah daerah akan mengusulkan tambahan anggaran yang dipinta KPU ke Pemerintah Pusat melalui Provinsi.

"Intinya kebutuhan anggaran tambahan dipastikan terpenuhi," ujar Zamzam.

Lebih lanjut Zamzam menegaskan, KPU Kabupaten Tasikmalaya, berkomitmen dan siap untuk melaksanakan Pilkada lanjutan, memilih Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya Tahun 2020 dengan penuh integritas dan memperhatikan protokol kesehatan. 

 

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar