Yamaha

Miris, Protokol Kesehatan Hilang di dalam Angkutan Umum

  Selasa, 23 Juni 2020   Irpan Wahab Muslim
Sejumlah angkutan umum menunggu penumpang di Terminal Singaparna. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Sejumlah angkutan umum baik Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP), angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun angkutan perbatasan di Kabupaten Tasikmalaya tidak menerapkan protokol kesehatan. Meskipun pengemudi dan penumpang memakai masker, mereka saling berjubel atau tak mengindahkan imbauan jaga jarak.

Pantauan Ayotasik.com di terminal Singaparna Kabupaten Tasikmalaya, sejumlah angkutan umum sudah melayani berbagai rute seperti Singaparna-Jakarta, Singaparna-Sukabumi, Singaparna-Bandung, dan rute lainnya.

Namun sayangnya, sejumlah awak angkutan dan penumpang tidak mengindahkan protokol kesehatan. Padahal era new normal atau adaptasi kebiasaan baru diwajibkan untuk setiap individu maupun kelompok saat melakukan aktivitas menerapkan protokol kesehatan.

Para penumpang misalnya, masih berjubel saat di dalam angkutan. Penumpang tidak melakukan phisycal distancing. Bahkan, ada juga sebagian penumpang yang tidak menggunakan masker.

"Sudah kita imbau kepada penumpang untuk tidak berdekatan atau menjaga jarak di kendaraan. Tapi masalahnya kalau penumpangnya banyak kita juga bingung," kata Adi (40), seorang awak angkutan AKAP, Selasa (23/6/2020).

Selain angkutan AKAP, tidak adanya protokol kesehatan juga terlihat di angkutan perbatasan. Bahkan, penumpang saling berjubel dengan barang-barang lainnya di angkutan umum. Tidak jarang juga mereka saling berdekatan dan kontak fisik satu sama lain.

"Ya bagaimana lagi pak, namanya juga di angkutan pasti berdesakan. Kita mah pasrah saja, mau gimana lagi, " kata Inah (43) salah satu penumpang.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar