Yamaha

Sektor Pertanian di Jabar Paling Tahan di Tengah Pandemi Covid-19

  Kamis, 25 Juni 2020   Rizma Riyandi
ilustrasi petani. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

BANDUNG, AYOTASIK.COM -- Pandemi Covid-19 memberikan dampak negatif bagi perekonomian. Salah satu sektor yang paling terdampak adalah wisata dan manufaktur. Sementara sektor yang paling tahan dengan pandemi ini adalah pertanian.

Hal ini diungkapkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam MarkPlus Government Roundtable dengan tema 'Jawa Barat-Destinasi Investasi Prioritas Indonesia di Era COVID-19', Kamis (25/6/2020).

"Penurunan pendapatan sektor lain saat pandemi sangat tinggi. Tapi isu pertanian menjadi seksi, karena di pertanian hanya turun 0,9% selama pandemi ini," ujar pria yang akrab disapa Emil itu.

Maka itu ke depannya, ia berencana untuk fokus mengembangkan industri pertanian di Jawa Barat. Salah satunya dengan menggaet investor untuk berinvestasi di sektor ini.

Menurut Emil, Jawa Barat memiliki potensi pertanian yang tinggi. Sebab wilayahnya mempunyai struktur tanah yang baik untuk ditanami tumbuhan apapun. Selain itu ada sebuah penelitian yang menyebutkan bahwa tanah Jawa Barat merupakan salah satu tanah yang paling subur di dunia.

Ditopang dengan pemanfaatan teknologi, Emil berharap, pemasaran produk-produk pertanian Jawa Barat dapat didongkrak semaksimal mungkin melalui layanan daring.

"Produk pertanian kita sudah bagus, tinggal nanti bagaimana caranya agar cara berdagangnya bisa secara digital," ungkap Emil.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar