Yamaha

Ingatkan Kasus Covid-19 di Jabar, Anak Diimbau tak Berwisata

  Senin, 06 Juli 2020   Nur Khansa Ranawati
ilustrasi anak. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

BANDUNG, AYOTASIK.COM -- Selepas relaksasi sejumlah sektor ekonomi di Jawa Barat dilakukan, berbagai tempat wisata kembali beroperasi. Para wisatawan di Jabar terpantau kerap membawa serta anak-anak ketika berlibur.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar Daud Achmad. Ia mengimbau agar wisatawan tidak membawa anak-anak ke tempat wisata karena dianggap rentan terpapar Covid-19.

"Anak-anak itu rentan terhadap Covid-19. Ikatan Dokter Anak juga sudah peringatkan hal ini, agar di masa AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) seharusnya anak-anak tidak usah dibawa keluar," ungkapnya di Gedung Sate Bandung, Senin (6/7/2020).

Ia mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun, saat ini lebih dari 100 anak di Jabar telah terpapar Covid-19. Hal tersebut membuktikan bahwa virus ini tidak hanya rentan menyerang orang lanjut usia.

"Anak-anak harus diupayakan agar tetap tinggal di rumah karena mereka itu rentan," ungkapnya.

"Di Jabar memang sudah ada anak-anak yang terpapar. Ada sekitar 190 anak yang telah positif Covid-19. Penangannya seperti apa nanti akan diinformasikan lebih lanjut," tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Berli Hamdani mengatakan 190 anak tersebut berada di rentang usia 0 hingga 18 tahun, sesuai dengan definisi anak berdasarkan UU Perlindungan Anak. Dari angka tersebut, kelompok usia sekolah yakni 6-18 tahun mendominasi kasus.

Di anak usia sekolah tersebut, total terdapat 131 pasien positif Covid-19. Jumlah pasien perempuan dan laki-laki di usia ini hampir seimbang.

"Total yang positif Covid-19 di usia sekolah ada laki-laki 62 orang, perempuan 69 orang," ungkapnya ketika dihubungi, Senin (22/6/2020).

Dari angka 131 orang tersebut, hingga saat ini tercatat 80 anak masih menjalani perawatan. Selain itu, di luar angka tersebut juga terdapat usia bayi, yakni 0-1 tahun yang terinfeksi Covid-19.

Jumlah bayi yang positif Covid-19 adalah 3 orang, sementara usia balita (1-5) tahun terdapat 17 orang yang telah terkonfirmasi positif. Di usia pra sekolah (5-6 tahun), terdapat 5 orang yang dinyatakan positif Covid-19.

Dari seluruh angka tersebut, pihaknya mencatat ada 82 anak yang telah dinyatakan sembuh. Sementara itu, terdapat pula 3 anak yang meninggal dunia.

"Anak positif Covid-19 ada yang meninggal. Balita perempuan 1, usia sekolah laki-laki 2," jelasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar