Yamaha

Potensi Ekonomi Kurban Tahun 2020 Diproyeksikan Capai Rp20 Triliun

  Kamis, 16 Juli 2020   Khoirur Rozi
ilustrasi hewan kurban. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOTASIK.COM -- Institute For Demographic and Poverty Studies (IDEAS) memproyeksikan potensi ekonomi kurban nasional tahun 2020 mencapai Rp20,5 triliun. Perkiraan itu berdasarkan jumlah pekurban (Shahibul Qurban) sebanyak 2,3 juta orang di seluruh Indonesia.

Peneliti IDEAS, Askar Muhammad menjelaskan, proyeksi tersebut bersumber dari perkiraan 62,4 juta keluarga muslim dimana 9% di antaranya adalah kelas menengah-atas dengan pengeluaran per kapita diatas Rp2,5 juta per bulan, didapatlah 5,6 juta keluarga muslim sejahtera.

“Dari 5,6 juta keluarga muslim sejahtera ini, kami perkirakan 40% di antaranya melakukan ibadah kurban, dengan asumsi satu keluarga berkurban satu hewan kurban,” katanya pada diskusi daring bertajuk ‘Ekonomi Kurban 2020', Rabu (15/7/2020).

Askar menuturkan, dari 2,3 juta orang yang berpotensi menjadi pekurban ini, maka kebutuhan hewan kurban terbesar adalah kambing dan domba sekitar 1,9 juta ekor, sedangkan sapi dan kerbau sekitar 452 ribu ekor.

Dengan asumsi marjin perdagangan dan pengangkutan hewan ternak adalah 20%, serta tingkat harga rata-rata kambing atau domba di tingkat produsen Rp1,9 juta per ekor dan sapi/kerbau Rp15,0 juta per ekor, IDEAS memperkirakan nilai ekonomi dari kurban 2020 sekitar Rp20,5 triliun.

“Dengan asumsi berat kambing-domba antara 20-80 kg dengan berat karkas 42,5% serta berat sapi-kerbau antara 250-750 kg dengan berat karkas 50%, maka potensi ekonomi kurban 2020 dari sekitar 2,3 juta hewan ternak ini setara dengan 117 ribu ton daging,” jelasnya.

Sebagai pembanding, sepanjang tahun 2019 yang lalu, produksi daging sapi dan kerbau nasional adalah 514 ribu ton, sedangkan produksi daging kambing dan domba 163 ribu ton. Fakta ini menunjukkan bahwa potensi ekonomi dari ritual tahunan kurban tidak dapat dipandang kecil.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar