Yamaha

Jaga Hak Pilih Bawaslu Kabupaten Tasik Bentuk Posko Pengaduan

  Senin, 27 Juli 2020   Irpan Wahab Muslim
Ilustrasi warga usai memberikan hak pilihnya di Pemilu pilpres lalu. (Irfan AlFaritsi/Ayobandung.com)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya membuat gerakan menjaga hak pilih dan membuka posko pengaduan pada pemilihan bupati dan wakil bupati Tasikmalaya tahun 2020. Bahkan, posko pengaduan itu bisa melayani berbagai aduan masyarakat baik melalui telepon, WhatsApp dan email.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dodi Juanda menjelaskan, gerakan menjaga hak pilih dan dibentuknya posko pengaduan tujuannya untuk memastikan setiap warga yang sudah berusia 17 tahun masuk dalam daftar pemilih di Pilkada nanti.

"Ini sangat penting, karena kualitas pemilu juga ditentukan lewat kualitas dari daftar pemilih tetap (DPT)-nya. Karena persoalan DPT itu dari pemilu ke pemilu sama, masih ada orang meninggal atau yang pindah domisili masuk DPT," kata Dodi, Senin (27/7/2020).

Makanya, kata Dodi, Bawaslu akan melakukan gerakan menjaga hak pilih dan menyampaikan juga sosialisasi kepada masyarakat apabila belum didatangi petugas pencocokan dan penelitian (Coklit) untuk segera mengadukan ke posko pengaduan Bawaslu.

Apalagi saat ini, tambah Dodi, pemerintah daerah juga sudah menyampaikan data Daftar Penduduk dan Pendataan Pemilih Berkelanjutan (DP4B), termasuk daftar pemilih yang disampaikan oleh KPU untuk dicoklit di Pilkada ini tidak bisa dipublikasikan atau memberikan salinan kepada Bawaslu. Maka gerakan menjaga hak pilih ini sangat penting dilakukan.

Selain membuka posko pengaduan, lanjut Dodi, Bawaslu juga melakukan sosialisasi penyelesaian sengketa antar peserta kepada Panwascan se Kabupaten Tasikmalaga. Tujuannya memberikan penguatan dan pemahaman serta ilmu kepada panwascam ketika terjadi sengketa pada Pilkada.

Menurut Dodi, sengketa bisa terjadi ketika waktu kampanye, pemasangan alat peraga, termasuk bisa calon antar calon, kemudian juga calon dengan penyelenggara pemilu yang penyelesaiannya adalah sengketa hasil pemilu yang ditangani Bawaslu.

"Sehingga kita tekankan kepada teman-teman panwascam bagaimana cara mediasi ketika terjadi sengketa antar peserta di Pilkada Tasik nanti, jika terjadi antar peserta diselesaikan hari itu juga di tempat kejadian," terang Dodi.
 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar