Yamaha

Kurangi Plastik, Panitia Kurban Diminta Gunakan Besek

  Rabu, 29 Juli 2020   Irpan Wahab Muslim
Cicih (68) warga Desa Cigadog sedang memotong bambu bahan baku pipiti atau besek. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berniat membantu para perajin pipiti atau besek yang ada di Desa Cigadog, Kecamatan Leuwisari agar terus berkembang. Salah satunya yakni dengan membuat imbauan khusus kepada seluruh panitia kurban untuk menggunakan pipiti atau besek sebagai tempat daging.

Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto menuturkan, sejak tahun 2018, pihaknya sudah memberikan imbauan tersebut kepada seluruh masyarakat dan panitia kurban. Hal itu untuk membantu perajin pipiti atau besek tetap bertahan dan mengurangi sampah plastik.

"Kami sudah lakukan imbauan kepada masyarakat luas dan panitia kurban tiap tahun soal penggunaan besek atau pipiti. Pertama membantu pengrajin, kedua meminimalisir penggunaan plastik, " ucap Ade, Selasa (29/7/2020).

Bahkan, kata Ade, pihaknya sudah memgeluarkan imbauan khusus kepada seluruh SKPD untuk menggunakan besek atau pipiti sebagai tempat makanan dalam berbagai kegiatan pemerintahan.

"Dengan begitu, kami yakin akan membantu para pengrajin kita agar tetap produktif dan bertahan ditengah gencarnya produk lain, " ucap Ade.

Dihubungi terpisah, Kepala Desa Cigadog Agus Herdiansyah menuturkan, pihaknya terus berupaya untuk mengembangkan dan mempopulerkan besek atau pipiti hasil kerajinan tangan warganya. Salah satunya dengan membangun komunikasi dengan sejumlah katering atau penyedia makanan dan snack yang ada di Kabupaten Tasikmalaya.

"Kita terus upaya membantu para pengrajin, termasuk kita menjajaki kerjasama dengan catering. Kalau ada imbauan bupati, saya rasa akan semakin kuat, " ujar Agus.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar