Yamaha

Angka DBD Meningkat, Pemkot Tasikmalaya Siapkan 1.000 Rapid Test

  Rabu, 29 Juli 2020   Irpan Wahab Muslim
Ilustrasi nyamuk penyebab DBD. (pixabay)

INDIHIANG, AYOTASIK.COM -- Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), di Kota Tasikmalaya meningkat tajam menembus 960 kasus, dengan angka kematian mencapai 18 orang. Guna mempercepat penanganan DBD, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, segera mendatangkan 1.000 alat Rapid Test DBD.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat menjelaskan, Rapid Test didatangkan agar mampu mendeteksi gejala DBD lebih cepat. Kematin akibat DBD, kata Uus, terjadi akibat lambatnya penanganan.

"Banyak yang terlambat  mendapat penanganan. Alat ini kami datangkan, agar DBD terdeteksi lebih cepat, sehingga dapat ditangani dengan baik," kata Uus melalui sambungan telepon, Rabu (29/7/2020)

Uus melanjutkan, rapid test DBD ini, diharapkan tersedia pada minggu terakhir bulan Juli 2020 ini. Sementara itu kasus DBD di Kota Tasikmalaya tersebar merata di 10 kecamatan yang ada, salah satunya di Kecamatan Bungursari.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Bantar Kecamatan Bungursari Tedy Setiadi mengatakan, jumlah kasus DBD di wilayahnya cukup tinggi dengan angka mencapai 51 kasus. Dua diantaranya bahkan merenggut nyawa korban.

Tedy menilai keberadaan Rapid Test DBD (NS 1), akan membantu puskesmas dalam penanganan DBD sejak dini.

"Untuk mengetahui seseorang terjangkit DBD setidaknya butuh waktu 4 hari. Sehingga penanganan yang dilakukan tidak maksimal, berbeda jika ada NS 1, hasilnya yang cepat dapat memaksimalkan penanganan," jelas Tedy.

Sedangkan terkait dengan upaya menekan penyebaran DBD, Puskesmas Bantar kata Tedy, aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk bersama masyarakat.

"Pemberantasan saran nyamuk yang paling efektif. Alhamdulillah beberapa hari ini tidak ada pasien yang ditangani akibat DBD," pungka Tedy. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar