Yamaha

Dinilai Membahayakan, Penggalang Dana di Jalan Akan Ditertibkan

  Rabu, 12 Agustus 2020   Irpan Wahab Muslim
Dari pantauan Ayotasik.com, penggalangan dana itu terlihat di jalan raya Bojongkoneng, Jalan raya Leuwisari, Jalan Raya Padakembang dan titik lainnya.

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Setiap menjelang peringatan hari Kemerdekaan 17 Agustus, banyak ditemui sejumlah pemuda menggalang dana atau sumbangan kepada pengguna jalan untuk pembiayaan berbagai kegiatan mengisi hari kemerdekaan. Tidak terkecuali di Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

Dari pantauan Ayotasik.com, penggalangan dana itu terlihat di jalan raya Bojongkoneng, Jalan raya Leuwisari, Jalan Raya Padakembang dan titik lainnya. Hal ini pun mengundang berbagai macam reaksi dari para pengguna jalan.

Dikdik (30) salah satu pengguna jalan menuturkan, keberadaan penggalang dana yang memanfaatkan badan jalan dinilai wajar. Karena warga penggalang dana ingin memeriahkan hari kemerdekaan dengan berbagai kegiatan.

"Di sisi lain, anggaran tidak punya. Jadi solusinya cari anggaran kepada pengguna kendaraan. Saya fikir tidak masalah, da tidak dilakukan tiap hari, hanya menjelang hari kemerdekaan saja," ucap Dikdik, Rabu (12/8/2020).

Pendapat berbeda dilontarkan Iki (28) pengguna jalan lainnya. Aktivitas penggalangan dana memanfaatkan ramainya pengendara justru membahayakan penggalang dana itu sendiri.

"Juga membayakan pengendara, apalagi sering sebabkan kemacetan," ucap Iki.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Tasikmalaya Kompol Cucu Juhana menuturkan, meski dengan alasan menggalang dana untuk kegiatan memeriahkan hari Kemerdekaan, namun kegiatan tersebut membahayakan baik kepada pengguna kendaraan maupun mereka yang melakukan aktivitas penggalangan dana.

"Kami akan tertibkan, karena aktivitas mereka meembahayakan. Itu jadi pertimbangan kami dari kepolisian," ujar Ucu

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar