Yamaha

Daring Sulit Diterapkan, Guru di Tasikmalaya Kunjungi Siswa

  Rabu, 12 Agustus 2020   Irpan Wahab Muslim
Guru SDN 3 Cisayong Kabupaten Tasikmalaya saat mendatangi siswa untuk memberi pelajaran secara langsung di rumah. (ayotasik/Irpan Wahab Muslim)

CISAYONG, AYOTASIK.COM -- Guru SDN 3 Cisayong Kabupaten Tasikmalaya terpaksa mendatangi siswa untuk memberi pelajaran secara langsung di rumah.

Kegiatan mendatangi siswa yang disebut dengan Guru kunjung ini, dilakukan karena sebagian siswa tidak bisa mengikuti pelajaran yang diberikan secara Dalam Jaringan (Daring).

"Ada siswa yang tidak punya kuota dan gawai. Termasuk, kesulitan dalam mengerjakan tugas yang diberikan," kata Nur Seli Hidayah, Guru kelas III SDN Cisayong, Rabu (12/8/2020).

Meski harus menempuh perjalanan jauh menggunakan ojek, guru honor ini mengaku tidak menemukan kendala saat memberi materi. Dalam program Guru kunjung ini, kata Seli, siswa dibegi dalam beberapa kelompok.

Meskipun bertatap muka dan melakukan pembelajaran secara langsung, protokol kesehatan tetap diutamakan seperti mencuci tangan dengan air mengalir menggunakan sabun, penggunaan masker dan menjaga jarak.

"Materi diberikan secara langsung. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti jaga jarak, menggunakan masker dan cuci tangan," ucap Seli.

Sementara guru lainnya Cucu Tati Taryati mengatakan, kendala yang dihadapi guru adalah medan yang berat. Namun demikian, Cucu mengaku, saat mengumpulkan siswa dan memberikan materi, tidak ditemukan kendala berarti. Selain kuota dan jaringan, orang tua juga terkadang sulit membantu anak mengikuti pelajaran dengan cara daring.

"Anak- anak sudah siap dengan kelompoknya. Jadi saat diberikan materi mereka juga sudah siap," jelas Cucu.

Sedangkan Cici (30) orang tua siswa di Kampung Cipeuteuy, Kecamatan Cisayong mengaku senang, ada guru yang berkunjung. Selama ini, saat belajar daring, orang tua kerap kesulitan membantu anak belajar.

"Selain anaknya yang jadi manja, kadang saya juga tidak bisa mengajarkan kepada anak. Belum lagi, masalah kuota. Apalagi kami disini hanya kerja serabutan," paparnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar