Yamaha

Melalui Pengajian, Bawaslu Ajak Warga Awasi Pemilu

  Rabu, 26 Agustus 2020   Irpan Wahab Muslim
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Khoerun Nasichin memberikan materi pencegahan pelanggaran kepada jemaah pengajian. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya terus mengajak warga ikut terlibat aktif dalam pengawasan jalannya tahapan pilkada seretak yang digelar Desember mendatang. Selain melalui media-media luar ruang, ajakan itu juga diserukan melalui pengajian.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Khoerun Nasichin mengatakan, pihaknya berkordinasi dengan Majelis Taklim se-Kabupaten Tasikmalaya untuk meminta waktu sosialisasi pencegahan pelanggaran melalui pengajian. Setidaknya sosialisasi itu sudah dilakukan di 19 majelis taklim di masjid besar kecamatan.

"Kita sifatnya diundang, kita manfaatkan waktu yang diberikan untuk sosialisasi apa saja jenis pelanggaran pemilu, bagaimana peran aktif masyarakat dalam pengawasan pemilu," ucap Khoerun, Rabu (26/8/2020).

Khoerun menambahkan, luas wilayah Kabupaten Tasikmalaya dan terbatasnya Sumber Daya Manusia (SDM) di Bawaslu membuat peran masyarakat dalam mengawasi jalannya tahapan pilkada sangat besar.

"Selain peran aktifnya, masyarakat juga diharapkan tidak tergiur jika ada partai atau calon bupati yang melakukan politik uang misalnya, karena aturan sudah jelas penerima dan pemberi diberi sanksi, " ujar Khoerun.

Disinggung tentang pelanggaran yang paling rawan terjadi pada pilkada, Khoerun menjelaskan ada beberapa pelanggaran yang mempunyai potensi besar terjadi, di antaranya politik uang dan penggiringan aparatur sipil negara (ASN).

"Politik uang dan keterlibatan ASN menjadi paling rawan. Makanya sekali lagi kita butuh peran aktif masyarakat dalam pencegahan pelanggaran, " ujar Khoerun.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar