Yamaha

Antisipasi Meluasnya Kekeringan, Pemkab Tasik Bentuk Satgas

  Sabtu, 12 September 2020   Irpan Wahab Muslim
Lahan Sawah Kering (Irpan/Ayotasik)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Tasikmalaya Rika Rukanah menjelaskan, dari total luas lahan pertanian 3.461 hektar yang terdapat di 12 kecamatan, sedikitnya 733 hektare sudah mulai terdampak kekeringan dengan rata-rata usia tanam 21-91 hari.

Sebagai langkah antisipasi meluasnya kekeringan area persawahan yang terdampak kemarau, kata Rika, pemerintah daerah sudah menyiapkan beberapa langkah. Diantaranya dengan membentuk satgas antisipasi kekeringan.

Satgas ini, nantinya melakukan kordinasi untuk mengantisipasi kekeringan, pelaporan secara intensif  wilayah yang terkena kekeringan, inventarisir potensi kekeringan dan penanganannya, serta mengusulkan kegiatan penanganan kekeringan.

"Langkah sudah kita siapkan, karena diprediksi kekeringan ini meluas karena musim kemarau masih terjadi sampai saat ini," kata Rika, Sabtu (12/9/2020).

Langkah lainnya, lanjut rika, yakni melakukan inventarisir sumber-sumber air dan memobilisasi pompa air untuk memanfaatkan  sumber air terdekat, rehabilitasi jaringan irigasi dan pembuangan untuk cadangan air serta pemanfaatan atau pengembangan sumber-sumber air alternatif.

"Langkah itu untuk penangaman area persawahan yanng non daerah irigasi. Jadi kita cari sumber air terdekat dan kita manfaatkan, " ucap Rika.

Sementara untuk wilayah daerah irigasi, langkah yang akan diambil yakni pengaturan pemberian air sesuai golongan pengairan, perbaikan jaringan irigasi, penggerakan pola gilir giring air irigasi kelahan pertanian dan pemanfaatan sumber-sumber air alternatif melalui pompanisasi.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar