Yamaha

Penabrak Markas Polres Tasikmalaya Kota tak Berpaham Radikal

  Selasa, 22 September 2020   Fichri Hakiim
Ilustrasi aliran sesat. (Ayobandung.com/Attia Dwi Pingsan)

BANDUNG, AYOTASIK.COM -- Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago memastikan bahwa HS (42), pelaku yang menabrakkan mobilnya ke markas Polres Tasikmalaya Kota, tak berpaham radikal.

Kenekatan HS tersebut diindikasikan polisi akibat depresi. Hal ini berdasarkan penyelidikan pascapenangkapan HS usai kejadian, Senin (21/9/2020).

"Untuk sementara hasil perkembangan penyidikan itu gak ada (terpapar paham radikal), ini masalah individu saja. Masalah personal yang dihadapi beberapa waktu lalu, toko yang bersangkutan menjual miras kemudian dilakukan tipiring, nah mungkin karena itu depresi langsung melakukan penerobosan ke polres Tasikmalaya," ujar Erdi di Polda Jawa Barat, Selasa (22/9/2020).

Erdi menuturkan, saat ini pelaku telah diamankan dan berstatus menjadi tersangka.

"Jadi gak ada unsur psikologis, ini masalah personal dan sekarang sudah dilakukan penahanan dengan tiga pasal berlapis," tuturnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat beberapa pasal dan ancaman hukuman lima tahun penjara.

"Pelaku dijerat beberapa pasal, yaitu Pasal 356, Pasal 213 kemudian yang terakhir adalah Pasal 406. Nah semua ini yang menyangkut masalah pengrusakan, penganiyaan kepada petugas dan melawan petugas. Anggota yang menghadang dan melumpuhkan yang bersangkutan itu mengalami luka lecet jadi tiga pasal itu yang dikenakan," jelas Erdi.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar