Yamaha

Gugus Tugas Sarankan Pondok Pesantren Siapkan Tempat Isolasi

  Rabu, 30 September 2020   Irpan Wahab Muslim
Ketua pelaksana harian gugus tugas penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya Muhammad Zen. (Ayotasik.com/Irpan Wahab Muslim)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM --Sepekan terakhir, masyarakat Kabupaten Tasikmalaya dihebohkan dengan munculnya pesan berantai di media sosial dan aplikasi perpesanan tentang informasi keluarga salah satu pesantren di Kabupaten Tasikmalaya terpapar Covid-19. Bahkan, sudah ada dua santri pesantren tersebut yang positif Covid-19 setelah melakukan pemeriksaan swab.

Beredarnya pesan itu diketahui oleh Ketua pelaksana harian gugus tugas penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya Muhammad Zen. Zen mengatakan, gugus tugas telah menerima informasi tentang adanya pimpinan dan santri yang terkonfirmasi Covid-19.

"Iya betul informasinya demikian, kami juga sudah lakukan uji swab kepada pimpinan pesantren dan sejumlah santri. Hasilnya kita masih tunggu," ucap Zen, Rabu (30/9/2020).

Zen menambahkan, untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan pesantren, pihaknya sudah meminta kepada seluruh pimpinan pesantren se-Kabupaten Tasikmalaya untuk menyiapkan ruang isolasi khusus bagi santri yang baru datang dari luar kota terutama zona merah penyebaran Covid-19.

Artinya, lanjut Zen, santri yang datang dari wilayahnya yang termasuk zona merah harus diisolasi mandiri selama 14 hari sebelum berbaur dengan santri lainnya di lingkungan pesantren.

"Jadi kami akan keluarkan surat edaran meminta kepada pihak pesantren menyediakan ruang khusus untuk isolasi mandiri bagi santri yang datang dari zona merah," ujar Zen. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar