Masyarakat Cipasung Menjerit, Butuh Bantuan untuk Hidup

  Selasa, 06 Oktober 2020   Irpan Wahab Muslim
Poster permohonan bantuan

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Karantina lokal diterapkan pihak Pondok Pesantren Cipasung, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya menyusul adanya puluhan santri, dewan guru, dan keluarga pesantren terserang Covid-19.

Mirisnya, warga sekitar Pesantren Cipasung terkena dampak tidak secara langsung. Banyak di antara mereka yang kehilangan penghasilan.

Karantina lokal yang ditetapkan pihak pesantren berimbas pada lesunya perekonomian warga yang menggantungkan mata pencaharian dari aktivitas para santri. Menanggapi kondisi tersebut, warga pun berinisiatif meminta bantuan melalui penggalangan dana.

Inisiator penggalangan dana, Mia Faiza Imron (40) menuturkan, inisatif ini muncul tatkala melihat kondisi di lapangan. Banyak dari masyarakat yang harus kehilangan mata pencaharian dan penghasilan dampak dari karantina lokal yang ditetapkan keluarga pesantren dan tim gugus tugas penanggulangan Covid-19 tingkat Desa Cipakat.

"Kami sebagai masyarakat melihat banyak saudara kami yang kehilangan penghasilan dampak dari karantina lokal. Selama ini mereka mengandalkan aktivitas santri," ucap Mia, Selasa (6/10/2020).

Mia menambahkan, paska karantina lokal itu, secara otomatis santri dilarang keluar meninggalkan area pesantren. Hal itu berimbas pada banyaknya usaha jajanan dan jasa milik warga sekitar lesu.

"Imbasnya, mereka tidak berpenghasilan. Padahal kebutuhan hidup harus terus berjalan. Makanya kami buka donasi untuk siapapun yang ingin membantu masyarakat Cipasung," ucap Mia.

Mia pun menyangkan sikap pemerintah daerah yang tidak peka terhadap kondisi masyarakat. Seharusnya, kata Mia, pemerintah sigap memberikan bantuan untuk masyarakat yang kehilangan mata pencaharian.

Bagi masyarakat yang ingin membantu meringankan beban warga Cipasung, lanjutn Mia, pihaknya pun membuka donasi melalui BRI Nomor Rekening 3838 - 0100 - 1442 - 508 atas nama Frida Adriani Afifa Imran.

Sementara itu, Ketua RT 2 RW 7 Cipasung Desa Cipakat Asep Tiar mengakui, kondisi masyarakatnya yg menggantungkan hidup kepada santri kini banyak yang kehilangan penghasilan. Namun pihaknya tidak bisa berbuat banyak dan hanya bisa membantu meringankan.

"Kami ajukan beberapa bantuan kepada Baznas dan donatur lainnya. Alhamdulilah ada beberapa yang membantu," ucap Asep.

Asep menambahkan bagi masyarakat luas yang ingin membantu meringankan beban warga Cipasung, bisa menyalurkan bantuan ke Nomor Rekening bank BRI 016 101 041 179 509 atas nama Asep Tiar.

"Konfirmasi untuk berpartisipasi, dapat menghubungi 0852 9407 4160," ujar Asep.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar