Yamaha

240 Pasien Covid-19 di Kota Tasik Sembuh

  Jumat, 16 Oktober 2020   Heru Rukanda
(Santri yang sembuh dijemput pulang dari tempat isolasi di Rusunawa Unsil oleh pihak pesantren dan keluarga, Jumat, (16/10/2020)(Ayotasik.com/Heru Rukanda)

CIHIDEUNG, AYOTASIK.COM -- Angka kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tasikmalaya sampai hari Jumat, (16/10/2020) masih terus mengalami kenaikan meski tidak signifikan. Berdasarkan data dari Diskominfo Kota Tasikmalaya, akumulatif kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 334 kasus dengan penambahan 5 kasus baru.

Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman mengatakan, meski masih ada penambahan kasus baru tetapi jumlahnya tidak mencapai puluhan. Pihaknya bersyukur tren kesembuhan dari pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit umum dokter Soekardjo maupun yang menjalani isolasi di Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Unsil banyak yang sembuh.

"Sampai hari ini kasus aktif tinggal 82 orang dan yang sembuh mencapai 240 orang. Yang paling sembuh tuh dari klaster pesantren," ujar Budi.

Sementara itu, pimpinan pondok pesantren Ihya Assunah Tasikmalaya, KH. Maman Suratman mengatakan, puluhan santrinya yang terkonfirmasi positif Covid-19 sudah banyak yang sembuh. Baik yang di rawat di rusunawa maupun yang jalani karantina di pesantren.

"Alhamdulillah, santri-santri kami yang awalnya positif dan diisolasi sudah dinyatakan sembuh dan berhak untuk pulang dari tempat isolasi," Ucap KH. Maman, Jumat, (16/10/2020).

Menurutnya, selama menjalani isolasi di rusunawa kegiatan para santri nyaris sama dengan di pesantren. Mereka menjalankan aktivitas mengaji, salat berjamaah, dan olahraga.

"Kami terus memotivasi para santri agar tidak sampai mentalnya down. Kami juga penuhi segala kebutuhan makanan, minuman, vitamin, dan suplemen agar mereka cepat sembuh," ucap KH. Maman.

KH. Maman menambahkan, sebetulnya secara fisik kondisi para santrinya sehat kendati dinyatakan positif Covid-19. Namun, untuk menghindari penularan harus menjalani isolasi.

"Saya tegaskan kepada para santri untuk tetap menjaga iman dan imun sehingga aman dari penularan serta tetap menjalankan protokol kesehatan," pungkas KH. Maman. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar