Yamaha

Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jabar Bentuk Badan Khusus

  Sabtu, 24 Oktober 2020   Irpan Wahab Muslim
Kunjungan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum di wilayah Tasikmalaya selatan beberapa waktu lalu.

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM - Ketimpangan dalam hal pembangunan antara wilayah utara dan selatan, menjadi tantangan tersendiri bagi Pemprov Jawa Barat. Selain pembangunan, tantangan lain yakni pemerataan ekonomi, karena di wilayah selatan masih banyak yang berada pada kemiskinan.

 Dalam upaya mengentaskan kemiskinan di wilayah Jawa barat terutama bagian selatan,itu, dijawab Pemprov Jawa Barat dengan membentuk badan khusus. Badan atau lembaga khusus ini fokus pada pemekaran daerah. Lembaga baru nantinya akan lebih banyak membahas strategi pengembangan ekonomi termasuk pengentasan kemiskinan.

“Akan dibuat badan khusus ekonomi dan ketuanya ini harus ex officio, bisa kepala Bappeda atau sekretaris Bappeda. Jangan hanya dalam bidang ekonomi atau kadis sosial, tapi seluruh kadis dilibatkan sesuai dengan kewenangannya masing-masing ” kata Wagub Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Sabtu (24/10/2020).

Badan khusus juga akan mengawal peta Jalur Tengah Selatan (JTS) yang menghubungkan jalan lama di kawasan perkotaan (tengah) dengan jalur Pantai Selatan (pansela). Meskipun sekarang sudah ada pansela namun untuk menuju selatan warga masih harus berputar karena banyak titik yang belum terkoneksi. Dengan JTS maka jarak tempuh dari kawasan tengah ke selatan bisa diperpendek. Distribusi logistik dan perdagangan menjadi lebih lancar.

“Sehingga nanti orang yang ada keperluan ke daerah selatan tidak muter seperti sekarang. Nanti yang tadinya 100 kilometer bisa dicapai hanya 15 kilometer. Peran badan nantinya menggarap berbagai program ekonomi, infrastruktur dan penanggulangan kemiskinan memungkinan diajukan ke pemerintah pusat menjadi program strategis nasional,” ucap Uu.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar