Yamaha

Miris, Tugu PETA di Kota Tasik Tidak Terawat

  Selasa, 10 November 2020   Heru Rukanda
Tugu PETA. (Ayotasik.com/Heru)

CIHIDEUNG, AYOTASIK.COM -- Kondisi Tugu Peta di Jalan Veteran, tepatnya di depan sebelah kiri Matahari depstore, Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya sangat memprihatinkan. Tugu monumen sejarah terbentuknya pasukan peta di Tasikmalaya ini warnanya nampak sudah pudar, sebagian depan tugu ada yang rusak dan hilang.

Pantauan ayotasik.com, tulisan keterangan di bagian atas tugu sudah tidak bisa terbaca karena ada bagian yang rusak, bahkan pecahannya hilang entah kemana. Padahal, seharusnya di tugu itu tertulis keterangan Tentara Sukarela Pembela Tanah Air (PETA).

Sementara itu, di bagian bawah ada keterangan waktu peresmiannya, yakni 13 Juni 2000 yang diresmjkan oleh  Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI S Supriadi. Disamping itu terdapat kutipan kalimat Bung Karno mengenai Peta "Peta alat yang vital bagi revolusi kita dan mereka adalah patriot dan pahlawan revolusi dalam mencapai Indonesia merdeka."

Dedi, Salah seorang warga di Jalan Veteran mengatakan, dulu sempat ada perbaikan tugu dengan dilakukan pengecetan ulang. Sekeliling tugu ada rantainya.

"Bagian atasnya itu pecah, mungkin akibat panas sinar matahari. Itu kan seperti kaca,"ucap Dedi, Selasa, (10/11/2020).

Menurutnya, suka ada veteran yang datang ke tugu ini. Dia menghormat ke tugu kemudian pulang. Tapi belakangan dirinya belum melihat lagi.

"Ada veteran yang suka ke sini. Bahkan pada saat ada razia protokol kesehatan ada tentara yang menyempatkan ke tugu kemudian mengambil posisi hormat," ujar Dedi.

Kondisi Tugu PETA yang tidak terawat ini mendapat keprihatinan dari pengamat sosial Tasikmalaya Asep M Tamam. Menurutnya, Tugu PETA ini merupakan tugu monumental untuk mengingatkan kita pada sejarah perjuangan para pahlawan dalam melawan perjajahan.
Dibangunnya tugu tersebut sepertinya berkanaan dengan hari pahlawan.

"Bisa jadi tidak terawat itu karena tidak ada yang mengingatkan dan tidak adanya momentum," ujar Asep.

Asep berharap, tugu - tugu sebagai monumen bukti perjuangan bangsa dalam melawan penjajahan dan merebut kemerdekaan itu perlu mendapat perhatian dari semua pihak.

"Tentunya ini menjadi tugas semua untuk merawat monumen bersejarah, bukan hanya tugas pemerintah tapi tugas masyarakat juga," ujarnya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar