Yamaha

Cara Peringati Hari Ayah Nasional Petugas Covid-19 di Kota Tasik

  Kamis, 12 November 2020   Heru Rukanda
Rizal Basri, petugas IPJ RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya, Kamis (12/11/2020). (Ayotasik.com/dok. Pribadi)

TAWANG, AYOTASIK.COM -- Hari Ayah Nasional (HAN) yang diperingati setiap 12 November merupakan hari untuk menghormati kebapakan.

Di Kota Tasikmalaya, peringatan HAN tidak diperingati secara seremonial. Hanya sebagaian orang saja yang memperingatinya dengan cara masing-masing.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Rizal Basri (26), salah seorang tim pemulasaraan jenazah Covid-19 RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya yang mengekspresikannya melalui sebuah catatan di baju hazmat di kala sedang bertugas.

Dalam tulisannya dia menyampaikan ungkapan kerinduan dan do'a bagi ayahnya yang telah meninggal dunia. "Selamat Hari Ayah Tenang di Alam Sana" dengan emotion sedih. Di bahwahnya tertulis Rizal Ebet sebagai identitas dirinya.

Bagi pemuda warga Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya ini, Hari Ayah Nasional menjadi sebuah momentum untuk melepas kerinduan kepada sang ayah yang telah meninggal dunia, disaat usianya masih 7 tahun.

"Bagi orang lain yang masih memiliki ayah mungkin bisa memberikan kejutan atau persembahan kepada orang tua. Namun, saya hanya bisa mendo'akan almarhum," ujar Rizal, Kamis, (12/11/2020).

Menurutnya, setiap Hari Ayah Nasional selalu muncul kerinduan yang mendalam akan kehadiran sosok seorang ayah. Sosok orang tua diakuinya memang sangat penting bagi dirinya. Ia menggambarkan sosok ayahnya sebagai seorang pekerja keras, sayang terhadap keluarga, dan tidak mudah menyerah.

"Saya masih ingat dengan raut wajah ayah meski saat meninggal dunia usia saya masih 7 tahun. Kangen banget," ucapnya.

Rizal Ebet sapaan akrabnya mengaku, rasa rindu sudah pasti muncul terlebih tidak bisa bertemu untuk selamanya dengan orang yang disayangi. Kalau berpisah lantaran jarak masih ada kesempatan untuk berjumpa lagi. Namun, jika terpisah karena kehidupan, sudah tidak mungkin bisa berjumpa lagi.

"Saya hanya bisa berdoa, mudah-mudahan alharhum mendapatkan tempat di sisi-Nya. Saya setiap bulan selalu menyempatkan waktu untuk ziarah ke makam ayah,"ungkapnya.

Ia berpesan, bagi teman-teman dan siapapun yang masih memiliki orang tua untuk selalu menyayangi dan jangan sampai menyakiti perasaannya. "Jangan sia-siakan kehadirannya semasa masih hidup, karena kalau sudah tiada hanya bisa menanggung rindu," pungkasnya.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar