Yamaha

Calon Bupati Independen Sayangkan Perusakan APK

  Jumat, 20 November 2020   Irpan Wahab Muslim
Tindakan perusakan poster Pasangan Calon (Paslon) Bupati Tasikmalaya viral di media sosial beberapa hari terakhir.(Ayotasik/Irpan)

SUKARAME, AYOTASIK.COM -- Tindakan perusakan poster Pasangan Calon (Paslon) Bupati Tasikmalaya viral di media sosial beberapa hari terakhir.

Video berdurasi 10 detik ini merekam seorang pria yang memegang poster Calon Bupati Independen, Cep Zamzam Djulfikar dan Fadhil Karsoma. Selain terlihat robek, poster juga diremas-remas hingga ringsek. Pelaku juga meneriakan kata-kata kotor.

Aksi perusakan Alat Peraga Kampanye (APK) itu pun disayangkan calon bupati nomor 3, Cep Zamzam Dzulfikar Nur. Mantan Aparatur Sipil Negara ini, meminta agar proses penegakan dilakukan Bawaslu kabupaten Tasikmalaya.

"Saya menyayangkan ada aksi perusakan poster berisi foto saya dan pak Fadil. Itu memang Alat Peraga Kampanye saya,"Kata Cep Zamzam Dzulfikar Nur,  Jum'at (20/11/2020).

Secara pribadi, lanjut Cep Zamzam, ia memaafkan para pelaku perusakan. Sementara untuk kasusnya sendiri, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Badan Pengawas Pemilu.

Sementara itu, keluarga pelaku langsung menandatangi Posko Pemenangan Calon Bupati Nomor Urut tiga di komplek pesantren Nurul Wafa Desa dan Kecamatan Sukarame. Orang tua kedua pelaku menyampaikan permintaan maaf terhadap Calon Bupati.

Mereka berharap agar kasus hukumnya tidak berlanjut. Selain karena kebodohan anaknya, tindakan perusakan hanya bentuk iseng bukan kesengajaan.

"Saya kesini silaturahmi dan meminta maaf atas tindakan anak saya yang tidak paham aturan. Alhamdulillah pak Zamzam memaafkan." kata Kiki, orang tua salah satu pelaku.

Sementara itu, Koordinator Divisi (Kordiv) Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Khoerun Nasichin mengaku sudah menerima video viral dugaan pengrusakan poster foto calon. Pihaknya akan memanggil pelaku perekam, pelaku yang diduga merusak hingga penyebar videonya hingga viral.

"Kami indikasikan ini APK yang dirusak. Tapi kita panggil dulu pelaku yangv viral. yang sebar video," kata Khoerun.

  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar