Yamaha

10 Warga Tasik Penambang Emas di Kalimantan Tewas Tertimbun Longsor

  Jumat, 20 November 2020   Irpan Wahab Muslim
ilustrasi longsor. (ANTARA/Ahmad Fikri)

SALOPA, AYOTASIK.COM – Sebanyak 10 orang warga Kabupaten Tasikmalaya tewas tertimbun tanah longosr di tambang emas Sungai Seribu, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, Kamis (19/11/2020) sekitar pukul 19.00 WIB. Mereka terdiri dari 9 warga Kecamatan Salopa dan 1 orang Kecamatan Tanjungjaya.

Kabar duka itu dibenarkan Camat Salopa Fuad Abdul Aziz bahwa 9 orang penambang emas yang tertimbun tanah longsoran tersebut adalah warganya, di samping seorang lainnya asal Tanjungjaya.

"Iya pak benar, mereka adalah warga kami. Pihak kecamatan langsung berkoordinasi dengan para kepala desa yang namanya sudah tertera baik di berita atau informasi yang diterima. Untuk didata dan dilaporkan kepada pemerintah daerah," jelas Fuad melalui sambungan telepon, Jumat (20/11/2020).

Berdasarkan informasi yang diterima, kata Fuad, saat kejadian lokasi tambang emas itu tengah diguyur hujan sehingga terjadi longsor tanah. Pada saat kejadian 10 penambang asal Tasikmalaya tersebut sedang menggali tambang emas yang kedalamannya mencapai 65 meter.

Ke-9 korban asal Kecamatan Salopa tersebut adalah Tatan (30) asal Desa Mulyasari, Muharom (22) asal Desa Mulyasari, Yuda (24) asal Desa Mulyasari,  Reza (20) asal Desa Mulyasari, Susan (25) asal Desa Mandalahayu,  Bayu (25) asal Desa Karyamandala, Dian (26), Ai Kadir (47) asal Desa Karyamandala, dan Nurhidayat (26) asal Desa Mulyasari. Seorang lagi, Rana (21) asal Desa Cikeusal, Kecamatan Tanjungjaya.

Fuad menambahkan, pihaknya tidak mengetahui berapa lama warganya itu bekerja sebagai penambang emas di Kalimantan. Namun yang pasti, menjadi penambang emas di berbagai pulau sudah dilakoni warganya sejak belasan tahun silam.

"Jadi sudah lama, banyak warga Salopa yang bekerja di tambang termasuk di Kalimantan. Sudah tradisi dari puluhan tahun lalu, seperti warga dari Kecamatan Cineam ,Kabupaten Tasikmalaya yang banyak warganya bekerja di pertambangan," tambah Fuad.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar