Yamaha

Warga Tasik Curhat Soal Jalan Ciawi-Singaparna, Begini Kata Mereka

  Sabtu, 21 November 2020   Irpan Wahab Muslim
Jalan Ciawi-Singaparna. (Ayotasik/Irpan)

SINGAPARNA, AYOTASIK.COM -- Keberadaan Jalan Ciawi-Singaparna (Cisinga) sejauh 23 Km yang menghubungkan wilayah Kabupaten Tasikmalaya bagian utara dan tengah ini sangat dirasakan manfaatnya oleh warga. Jarak tempuh yang biasanya 45 menit hingga satu jam, kini hanya bisa ditempuh dengan waktu 20 hingga 30 menit.

Namun di tengah manfaat yang dirasakan, ada bahaya yang mengintai terutama kerawanan kejahatan dan kecelakaan. Pasalnya di sepanjang jalan masih minim Penerangan Jalan Umum (PJU). Kondisi ini pun dikeluhkan warga pengguna jalan.

“Kalau malam gelap pisan pak, saya tiap hari kesini antar barang ke took di Pasar Padekambang. “ ucap Muhammad Asep (40) salah satu pengguna jalan, Sabtu (21/11/2020).

Tidak adanya PJU itu, kata Asep, diperparah dengan banyaknya lubang jalanan dengan berbagai ukuran. Jika tidak hati-hati, pengendara terutama sepeda motor akan terjatuh karena kerap kali keberadaan lubang tidak terlihat saat malam hari.

“Kalau malam, jalan mah udah we engga keliatan. Apalagi banyak lubang, khawatir pas ada kendaraan motor ngebut oleng dan jatuh, “ ucap Asep.

Hal yang sama dikatakan Hasbi (34) warga kecamatan Sukaratu. Tidak adanya PJU di jalan Cisinga juga menimbulkan kerawanan kejahatan. Terlebih banyaknya titik titik yang jauh dari pemukiman warga membuat pelaku kejahatan bisa leluasa dalam beraksi.

“Selain rawan kecelakaan, jalan cisinga juga bisa jadi rawan kejahatan karena posisi jalannya yang gelap. Begal misalnya bisa saja menjadikan titik jalan Cisinga yang sepi menjadi tempat kejahatan,” ucap Hasbi.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar