Yamaha

KH Yiyi Abdul Muhyi, Pimpinan Umum Ponpes Sulalatul Huda Paseh Tutup Usia

  Selasa, 24 November 2020   Heru Rukanda
Warga dan Santri menyalatkan jenazah almarhum KH. Yiyi Abdul Muhyi, Pimpinan Umum Ponpes Sulalatul Huda Paseh Kota Tasikmalaya, Selasa (24/11/2020. (Ayotasik.com/Heru Rukanda)

CIHIDEUNG, AYOTASIK.COM -- Pimpinan Umum Pondok Pesantren (ponpes) Sulalatul Huda Jalan Paseh, Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, KH. Yiyi Abdul Muhyi meninggal dunia di rumah sakit JK Kota Tasikmalaya, Selasa (24/11/2020).

Perwakilan ponpes Sulalatul Huda KH. Aminudin Bustomi mengatakan,pihaknya sangat kehilangan sosok almarhum yang dikenal sebagai sosok yang cool, jarang bicara tetapi paling khusyuk saat sedang mengajar di pesantren.

Almarhum memimpin pesantren lebih kurang 13 tahun sejak ayah handanya almarhum KH. Didi Hudaya meninggal dunia tahun 2007 lalu.

“Kompetensi keilmuannya di bidang ilmu fiqih. Beliau itu paling piawai dalam urusan fiqih,” ujar Aminudin, Selasa (24/11/2020).

KH. Aminudin menuturkan, almarhum meninggal dunia dunia dalam perawatan di rumah sakit. Sepekan lalu di pondok pesantren ada kegiatan dan diduga almarhum terlalu capek. Pihak keluarga kemudian membawa almarhum ke dokter dan saat diperiksa tekanan darahnya tinggi mencapai 157 sehingga analisa medis darah tinggi.

“Kondisi almarhum semakin melemah dan ada sesak nafas atau engap. Kami sekeluarga sepakat untuk membawa almarhum ke rumah sakit TMC dan Alhamdulillah hasil rapid tesnya negatif,” ucapnya.

Ia menambahkan, lantaran saat itu di TMC tidak ada ruangan atau penuh, pihaknya sempat membawa almarhum ke rumah sakit JK pada hari Senin (23/11/2020).

“Sekitar pukul 10 malam kondisi beliau nge-drop dan tensinya mencapai 70 dan nafasnya semakin lemah. Almarhum menghembuskan nafas terakhirya sekitar pukul 06.26 WIB,” ungkapnya.

“Yang jelas ini sudah ketentuan Allah SWT dan kami sekeluarga juga tidak ada yang bisa diungkapkan selain mengucap Innalillahi wainnailaihi rojiun,” tuturnya.

Almarhum dimakamkan di pemakaman keluarga di area Ponpes Sulalatul Huda di samping makam ayahandanya, kakek dan uwaknya.

"Alhamdulillah banyak orang yang takziah dan menyalatkan beliau saat menunggu kedatangan anggota keluarga yang lain yaitu bibi, kakaknya almarhum,” pungkasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar