Yamaha

Selama 2020, Kekerasan Seksual Anak di Kota Tasik Tercatat sampai 28 Kasus

  Selasa, 01 Desember 2020   Heru Rukanda
ilustrasi kekerasan terhadap anak. (ist)

BUNGURSARI, AYOTASIK.COM -- Selama 2020 hingga bulan November, kasus kekerasan seksual terhadap anak yang tercatat Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Tasikmalaya mencapai 28 kasus. Jumlah ini lebih tinggi ketimbang tahun 2019 mencapai 25 kasus.

"Yang terakhir Kamis (26/11/2020) pekan lalu kami terima laporan polisinya. Para korban ini rata-rata usia anak SMP," kata Kasat Reskrim Polresta Tasikmalaya AKP Yusuf Ruhiman.

Dia menuturkan, dari puluhan kasus yang dilaporkan, beberapa perkara di antaranya sudah tuntas dan masih dalam proses. Sementara untuk kasus terkait dugaan pemerkosaan oleh anak punk, pihaknya masih mencari pelakunya.

"Modusnya sama, korban diberi minuman keras hingga tak sadarkan diri kemudian digagahi," katanya.

Di samping itu, para pelaku ini sangat dekat dengan korban seperti orang tua kandung atau tiri, namun biasanya oleh pacar korban. "Rata-rata pelakunya itu pacarnya korban," tuturnya.

Yusuf menambahkan, pihaknya sampai saat ini terus melakukan penyelidikan terkait kasus yang baru dilaporkan. "Anggota saya masih di lapangan mencari para pelaku yang identitasnya sudah kami kantongi. Mudah-mudahan segera dapat pelakunya," pungkasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar