Yamaha

Ekraf-UKMK Batu Karas Didorong Inovatif dan Kreatif

  Sabtu, 05 Desember 2020   Irpan Wahab Muslim
Ekraf Dan UKMK Batu Karas Didorong Inovatif Dan Kreatif (Ayo tasik.com/Irpan Wahab Muslim)

PANGANDARAN, AYOTASIK.COM - Pemprov Jawa Barat melalui Satgas Pemulihan Ekonomi Daerah (PED) terus melakukan upaya untuk memulihkan ekonomi di masa pandemi Covid-19 terutama pada sektor pariwisata. Untuk itu, PED terus melakukan kordinasi dan pemantauan ke wisata Pangandaran dan bertemu dengan para pelaku industri pariwisata.

Setelah bertemu dan berdiskusi dengan para pengusaha hotel, restoran dan agensi travel pada Jumat (4/12/2020), para pemangku kebijakan juga bertemu dengan pelaku ekonomi kreatif dan UMKM yang bertempat di Shane Josa Resort Batu Karas Kabupaten Pangandaran.

Ketua harian pemulihan ekonomi Jawa Barat Ipong Witono menuturkan, sektor pariwisata merupakan sektor induatri usaha yang paling rawan terhadap peningkatan Covid-19.

"Kita berdiskusi dengan pelaku industri wisata di Pangandaran membahas bagaimana upaya meningkatkan jumlah kunjungan, tetapi harus sesuai dengan Prokes," ucap Ipong, Sabtu (5/12/2020).

Dalam kesempatan bertemu dengan pelaku Industri kreatif dan UMKM di Batur Karas, Karo Perekonomian Provinsi Jawa Barat Benny Bachtiar mengharapkan, pelaku UMKM dan industri kreatif harus menghasilkan sesuatu yang beda. Karena para wisatawan terutama mancanegara lebih menyukasi karya yang entik.

"Ekonomi kita harus tumbuh, para pelaku UMKM harus menghasilkan karya yang bagus dan kreatif. Agar dilirik oleh para wisatawan terutama wisatawan mancanegara, " ucap Benny.

Benny menambahkan, pandemi Covid-19 menuntut kita harus lebih siap pada perubahan. Jika tidak, pariwisata Pangandaran akan ketinggalan oleh tempat lain.

"Kita akan ketinggalan. Kreativitas sangat dibutuhkan. Saya yakin anak muda disini kreatif yang bsa mamajukan ekonomi pangandran," ujar Benny.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Dedi Taufik menuturkan, pariwisata ditengah pandemi Covid-19 harus naik kelas. Artinya semua pelaku industri pariwisata Pangandaran harus lebih kuat.

"Branding berbagai produk hasil  kreasi warga Pangandaran. Harus inovasi itu betul. " ucap Dedi.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar