Yamaha

Bawaslu Belum Tentukan Sikap Keluarkan Rekomendasi Diskualifikasi Petahana

  Senin, 28 Desember 2020   Irpan Wahab Muslim
Ilustrasi Pilkada (Ayobandung.com)

SINGAPARNA  AYOTASIK.COM -- Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) yang terdiri dari Bawaslu, Polres Tasikmalaya dan Kejaksaan sudah melaksanakan rapat tahap kedua, Sabtu (26/12/2020). Hasilnya, dugaan pelanggaran kebijakan petahana yang mengeluarkan SK tanah wakaf tidak memenuhi unsur pidana Pemilu.

Sementara terkait perkara administrasi, Bawaslu membawanya ke rapat pleno pimpinan. Bawaslu sendiri sudah mengantongi hasil rapat pleno tingkat pimpinan setelah meneliti aturan secara administrasi yang hasilnya akan disampaikan ke publik dalam waktu dekat, apakah Bawaslu akan mengeluarkan rekomendasi untuk mendiskualifikasi calon petahana ke KPU atau tidak.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Khoerun Nasichin menjelaskan, Bawaslu sudah melaksanakan rapat sentra Gakkumdu tahap kedua bersama Polres Tasik dan Kejaksaan atas laporan dari pasangan calon nomor empat Iwan Saputra - Iip Miftahul Paoz.

Khoerun menambahkan, dari hasil Sentra Gakumdu II atas laporan dugaan pelanggaran calon petahana terhadap Undang-undang Nomor 10 tahun 2016 dengan mengeluarkan SK wakaf, secara unsur pidana pemilu tidak memenuhi unsur.

"Sehingga kami tidak melanjutkannya, berhenti pembahasannya sampai di SG tahap kedua,” terang Khoerun, Senin (28/12/2020).

Khoerun menyebutkan, dalam laporan yang diterima Bawaslu, yang ditangani ada dua dimensi, yakni perkara pidana dan administrasi.

“Jadi kami menangani dugaan pelanggaran dalam Undang-undang Nomor 10 tahun 2016 dua perkara yakni pidananya yakni sanksinya pada pasal 188 dan administrasinya pada pasal 71 ayat 5,” ungkap Khoerun.

Ditambahkan Khoerun, untuk dugaan pelanggaran administrasinya sudah dibahas di pleno tingkat pimpinan dan keputusannya sudah dit angan. Apakah Bawaslu akan mengeluarkan rekomendasi ke KPU untuk mendiskualifikasi calon petahana karena pelanggaran administrasi atau tidak.

“Sudah, keputusan pleno tingkat pimpinan Bawaslu sudah ada, namun belum bisa di-publish terlebih dahulu, karena kami masih membereskan berkas-berkas yang ada, apalagi ini menyangkut kelembagaan. Nanti secara resmi akan kami sampaikan dan konferensi pers ke media," ungkap Khoerun.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar